FAKTA – Pengertian Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Tanaman Obat Keluarga (TOGA) atau apotek hidup merupakan jenis tanaman obat pilihan yang dipergunakan untuk pertolongan pertama. TOGA disebut juga sebagai obat-obat ringan untuk mengobati beberapa macam penyakit, seperti demam dan batuk. TOGA merupakan salah satu tanaman yang dapat dijadikan wahana pembelajaran untuk mengenal berbagai macam tanaman obat. Edukasi Penanaman TOGA dapat menjadi sumber pembelajaran edukatif dalam pembentukan karakter dan prinsip kemandirian dalam upaya pengobatan keluarga yang sifatnya ringan dan mudah di sediakan di halaman sekolah atau rumah.
Menurut Heri guru kelas lima (5), edukasi Penanaman TOGA, disamping sebagai pengenalan agar siswa kelak bisa menjadi lebih memahami keberadaan tumbuhan yang tersedia sebagai obat alternatif yang tersedia di sekitarnya, juga dari bagian mana saja yang bisa menjadi obat maka para pendidik bisa mengenalkan serta manfaat kegunaannya.
“Dimulai dari sekolah dasar agar siswa lebih mengenal jenis tanaman yang sebenarnya sudah tersedia di sekitarnya yang memiliki manfaat baik sebagai obat maupun sebagai penghijauan, juga bisa memiliki nilai komersial,” ujarnya.
Bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai obat adalah bagian daun, kulit batang, buah, biji, dan akarnya. Secara umum, TOGA dimanfaatkan sebagai minuman kebugaran, ramuan untuk gangguan kesehatan ringan, dan memelihara kesehatan, serta meningkatkan gizi.
Tanaman Obat Keluarga (TOGA), bisa di budidayakan lewat pengenalan lingkungan sekolah yang sudah dirawat dan bersih dari sampah yang tidak berguna. Sehingga lahan yang sudah memenuhi syarat untuk menjadi lokasi penanaman bisa membawa hasil tanaman yang baik pula.
Keberadaan TOGA memiliki banyak manfaat yang dapat dilihat dari aspek kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya, yaitu: Aspek Kesehatan, keberadaan TOGA sebagai obat tradisional banyak digunakan dalam upaya pencegahan penyakit, meskipun hanya bersifat ringan.
Penanggulangan Penyakit, dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas suatu penyakit. TOGA ada yang dapat berperan sebagai buah-buahan dan sayuran serta dapat dimanfaatkan sebagai obat.
Aspek Lingkungan yaitu kelestarian Alam, budidaya tumbuhan yang umum dijadikan obat dapat mengurangi kemungkinan untuk terjadinya kepunahan pada beberapa jenis tumbuhan tersebut. Penghijauan dan Estetika, karena penanaman tanaman obat sangat berkaitan dengan penghijauan. Tanaman obat yang ditanam dan ditata dengan baik dapat memberikan keindahan pada lingkungan kita.
Aspek Ekonomi ,tanaman obat dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain sebagai obat, TOGA dapat dijadikan komoditas yang diperdagangkan sehingga menambah penghasilan. Selain itu, TOGA yang terlebih dahulu diolah untuk meningkatkan nilai jual dapat mendatangkan keuntungan yang lebih besar.
Aspek Sosial Budaya, penanaman TOGA merupakan upaya pelestarian budaya leluhur dalam memelihara dan mempertahankan budaya masyarakat yang telah memberikan pengetahuan tentang manfaat serta khasiat terhadap suatu jenis tanaman.(ari)






