FAKTA – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Jombang, Jawa Timur melaporkan ada belasan warga l Jombang yang mencatatkan keyakinan dalam kolom agama Kartu keluarga (KK) menjadi penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Secara otomatis Kartu Tanda Penduduk (KTP) juga menurunkan data yang sama mengadopsi dari Kartu Keluarga (KK). Warga melakukan perubahan kolom keyakinan ini terjadi sejak tahun 2020.
Kepala Dinas Kepandudukan dan Catatan sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Jombang. Masduki Zakaria, melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispenduk Capil, Mufattichatul Ma’rufah, Senin (4/8/2025) menyampaikan perubahan pada kolom agama sebagai penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan tindak lanjut dari keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memberikan hak bagi para penghayat kepercayaan untuk mencantumkan keyakinannya secara resmi dalam dokumen kependudukan. “Ini bagian dari perintah MK yang sudah wajib kami tindak lanjuti, sekarang di sistem kami memang sudah tersedia pilihan untuk penghayat kepercayaan sebagai ganti agama,” katanya.
Menurutnya warga yang melakukan perubahan pada kolom agama menjadi penghayat kepercayaan berangsur-angsur sejak (2020) hingga sekarang tercatat ada 19 warga, mereka tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Jombang.
Dengan penctatan ini, identitas mereka diakui secara legal. Selain dari 6 agama resmi Negara yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu , Buddha dan Kong Hu Chu, adapun dasar hukum pencatatan ini merujuk pada putusann Mahkamah Konstitusi No 97/PPU- XII/ 2016 putusan tersebut membatalkan pasal 61 ayat (2) dan pasal 64 ayat ( 2) Undang – Undang Adminis trasi kependudukan yang sebelumnya. Membatasi pencatatan agama hanya bagi pemeluk enam agama resmi
“Tidak ada dampak teknis apapun karena sistem aplikasi kami memang sudah dirancang untuk menerima data dari kelompok penghayat kepercayaan, bagi 19 warga tersebut, ini bukan sekadar urutan administrasi, ini tentang identitas keyakinan dan kejujuran terhadap apa yang mereka yakini dalam hidup,” ujarnya. (Muk)






