Semua  

Disperpusip Jatim Ajak Warga Karangtalun Selamatkan Arsip Keluarga

Kolaborasi dengan FKMSA, strategi Disperpusip Jatim memperluas edukasi kearsipan. (Foto: ist/majalahfakta.id)

Kolaborasi dengan FKMSA, Budaya Tertib Dokumen Dimulai dari Rumah

FAKTA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur atau Disperpusip Jatim menggandeng Forum Komunitas Masyarakat Sadar Arsip atau FKMSA menggelar kegiatan Pemasyarakatan Penataan Arsip Keluarga di Balai Desa Karangtalun, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan ini menjadi langkah awal Disperpusip Jatim untuk menumbuhkan budaya sadar arsip dari lingkup paling dasar, yaitu keluarga. Kepala Disperpusip Jatim Ir.Tiat S Suwardi, M.Si., menekankan bahwa melindungi dokumen penting keluarga adalah cara paling efektif mencegah kehilangan dan kerusakan arsip sejak dini.

“Budaya sadar arsip harus dimulai dari rumah. Dokumen keluarga adalah bukti identitas, kepemilikan, status hukum, hingga riwayat pendidikan yang kita butuhkan sepanjang hidup,” ujarnya.

Belajar Tertib Arsip, dari Simpan Sampai Manfaatkan

Puluhan anggota Tim Penggerak PKK Desa Karangtalun mengikuti kegiatan ini. Mereka dibekali pengetahuan praktis tentang cara menata, menyimpan, dan memanfaatkan arsip keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

Dua narasumber hadir untuk memperkaya materi. Dra. Diyah Kuswardani, M.M., Arsiparis Disperpusip Jatim, menjelaskan pengelolaan arsip keluarga secara konvensional. Sementara Dedy Triono, S.T., M.MT., dari FKMSA, membagikan kiat digitalisasi arsip agar dokumen lebih aman dan mudah diakses kapan saja.

Kolaborasi dengan FKMSA dipilih sebagai strategi Disperpusip Jatim untuk memperluas edukasi kearsipan. Pendekatannya dibuat partisipatif dan berkelanjutan, agar pesan sampai langsung ke masyarakat.

Arsip Terjaga, Keluarga Sejahtera

Disperpusip Jatim berharap, setelah kegiatan ini kesadaran masyarakat tentang pentingnya arsip keluarga semakin meningkat. Arsip yang dikelola dengan baik bukan hanya melindungi hak keperdataan warga, tetapi juga menjadi fondasi budaya tertib arsip di Jawa Timur.

Targetnya sederhana: semakin banyak keluarga yang mampu mengelola arsipnya secara tertib. Semboyan kegiatan ini, “Arsip Keluarga Terjaga, Keluarga Sejahtera”. (F1015/mud)