FAKTA – Rumah milik nenek Kasiyatun (66), warga Dusun Kresek Desa Pancakarya Kecamatan Ajung, Jember, ludes terbakar pada Minggu, 31 Mei 2026 dini hari. Api diduga berasal dari korsleting listrik.
“Atap rumah ukuran 5×9 meter rusak ringan. Perabot dapur, perabot rumah tangga, dan 2 unit sepeda motor ikut terbakar,” kata Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo dikutip RMOLJatim.
Akibat kejadian itu, Kasiyatun yang tinggal sebatang kara kini mengungsi sementara ke rumah anaknya.
Edy menjelaskan, api pertama kali muncul sekitar pukul 03.30 WIB. Warga sempat memadamkan dengan alat seadanya sebelum 2 unit Damkar Mako tiba pukul 03.46 WIB. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pukul 04.15 WIB.
“Kami menerima laporan pukul 09.00 WIB. Pukul 13.00 WIB TRC BPBD langsung turun ke lokasi, koordinasi dengan Kasun, lalu melakukan asesmen/kaji cepat,” ujarnya.
Usai asesmen, Edy memastikan bantuan logistik sudah disalurkan ke korban pada hari yang sama. BPBD Jember mendistribusikan 9 jenis bantuan untuk meringankan beban korban, yakni sembako 1 paket, alat kebersihan 1 paket, makanan siap saji 1 paket, lauk pauk 1 paket, selimut 1 paket, sandang 2 paket, family kit 1 paket, paket lansia 1 paket, dan peralatan makan 1 paket.
“Petugas PLN juga turun memperbaiki instalasi kabel yang terbakar,” katanya.
Pembersihan material sisa kebakaran akan dilakukan warga secara gotong royong bertahap. Unsur yang terlibat, yakni BPBD Jember, Damkar Jember, PJ Kades Pancakarya, Kasun, TKSK, PLN, dan warga setempat. (Idham)





