FAKTA – DPRD Provinsi Jawa Timur melalui Komisi Pembangunan (Komisi D) melakukan kunjungan kerja ke Terminal Arjasa, Jember pada Selasa, 12 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk monitoring dan evaluasi progres pelaksanaan program tahun 2026 sekaligus memastikan kesesuaian antara perencanaan dan realisasi di lapangan bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur.
Kunjungan itu dihadiri anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, yakni Satib, Agung, Martin H, dan Suedi. Turut hadir Kepala UPT P3 LLAJ Jember bersama Kepala Seksi Dalops.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan transportasi publik dan pengembangan kawasan terminal di wilayah Jember dan kawasan Tapal Kuda.
Salah satu pembahasan utama ialah rencana pengembangan layanan Trans Jatim untuk rute Situbondo – Bondowoso – Jember – Banyuwangi. Program tersebut diharapkan mampu menghadirkan moda transportasi publik yang nyaman, terintegrasi, serta memiliki tarif terjangkau bagi masyarakat di wilayah timur Jawa Timur.
Pengembangan jaringan layanan transportasi massal itu juga dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain pengembangan layanan Trans Jatim, Komisi D DPRD Jatim bersama Dishub Provinsi Jatim juga membahas rencana pengembangan Terminal Arjasa menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD).
Konsep pengembangan tersebut mencakup penataan kios dan fasilitas pendukung di area terminal agar lebih modern, nyaman, tertata, serta mampu menarik minat masyarakat untuk memanfaatkan transportasi umum.
Terminal Arjasa juga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas transportasi yang terintegrasi dengan kawasan ekonomi dan pelayanan publik di Kabupaten Jember.
Pembahasan lainnya berkaitan dengan kesiapan implementasi Terminal On System (TOS) di Terminal Arjasa.
Sistem tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan terminal sekaligus mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Timur melalui pengelolaan transportasi yang lebih efektif dan modern.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut, DPRD Jatim bersama Dishub Provinsi Jatim berharap seluruh program pengembangan transportasi dan terminal di Jawa Timur dapat berjalan sesuai target, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.






