Integritas Chairul S Matdiah saat Menjabat Pimpinan DPRD Sumsel. Intinya, Alex Noerdin Sampai Terperangah Karena Sikap Chairul yang Beda dari Kebanyakan

Chairul S Matdiah (kiri). (foto: js/majalahfakta.id)

FAKTA – Poin-poin penting dari Toga Hitam H Chairul S Matdiah:

  • Tolak “uang ketok palu” & jatah proyek
    Chairul secara konsisten menutup pintu buat praktik koruptif yang biasa terjadi di birokrasi. Dia lapor langsung ke Gubernur Alex Noerdin kalau dirinya tidak pernah ambil uang “ketok palu” atau jatah proyek.
  • Tolak fasilitas mewah & rehab rumah dinas
    Tawaran kursi impor, lampu hias mewah, aksesoris rumah dia tolak karena ada iming-iming “ada jatah untuk bapak”. AC dan tempat tidur rumah dinas juga tetap pakai yang lama.
  • Tolak uang makan pimpinan
    Uang makan pimpinan bisa Rp60 juta per bulan, untuk Ketua DPRD bahkan Rp90 juta. Karena tiap hari DL dan sudah dapat uang saku, Chairul putuskan tidak ambil jatah itu.
  • Tolak proyek dari Sekwan
    Proyek rehabilitasi gedung sampai pengadaan barang yang disodorkan lewat Ramadan S Basyeban dia hindari karena ada potensi gratifikasi dan uang suap.
  • Reaksi Alex Noerdin
    Awalnya kaget karena sikap seperti itu langka di dunia politik. Tapi akhirnya jadi bangga dan hormat. Kata Alex: “Ia membuktikan bahwa jabatan bisa dijalankan tanpa harus mengotori tangan dengan uang haram”.

(js)