Daerah  

Upaya Dinas Lingkungan Hidup Kab. Tegal Dalam Mengatasi Krisis Keanekaragaman Hayati

Kunjungan DLH Kab Tegal ke UNNES dalam rangka komunikasi untuk kerjasama bidang Konservasi Keanekaragaman Hayati.

FAKTA – Keanekaragaman hayati merupakan keanekaragaman makhluk hidup di muka bumi dan peranan-peranan ekologisnya. Keanekaragaman hayati mencangkup keragaman habitat, spesies (jenis) dan keragaman genetik (variasi sifat dalam spesies), demikian dikatakan Muchtar Mawardi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tegal, saat ditemui di kantornya, ( 29/10/2024).

Tambahnya, Secara nasional, keanekaragaman hayati menjadi bagian dari sumber daya penting bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Karena berbagai sektor pembangunan secara langsung maupun tidak langsung tergantung pada keanekaragaman ekosistem, keragaman jenis, genetik dan fungsi-fungsi lingkungan yang diperankannya.

Peranan penting lainnya dari keanekaragaman hayati adalah sebagai penyedia bahan makanan, obat-obatan, penghasil devisa negara, melindungi sumber air, serta berperan sebagai paru-paru dunia dan menjaga kestabilan lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Lingkungan Hidup telah berupaya melakukan perlindungan keanekaragaman hayati di Kabupaten Tegal. Menurut Kepala Dinas DLH, salah satu upaya yang sudah dilakukan adalah dengan merancang suatu sistem perlindungan dan pengembangan keanekaragaman hayati Kabupaten Tegal dalam suatu Taman Keanekaragaman Hayati.

Lanjutnya, melalui kolaborasi dengan Dinas Porapar Kabupaten Tegal, saat ini telah tersedia lahan seluas 13,5 hektar yang siap dikembangkan sebagai areal perlindungan dan pengembangan keanekaragaman hayati Kabupaten Tegal. Lahan tersebut juga sudah ditetapkan oleh Bupati Tegal tapak Lokasi Taman Keanekaragaman Hayati Cacaban Kabupaten Tegal melalui SK Bupati Tegal Nomor 600.4/227 Tahun 2024.
Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Lingkungan Hidup juga telah menjalin komunikasi dengan beberapa pihak untuk kerja sama dalam realisasi Taman Keanekaragaman Hayati Cacaban Kabupaten Tegal. Komunikasi untuk kerjasama yang pertama dilakukan dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam bingkai kerja sama bidang konservasi keanekaragaman hayati. Beberapa ahli biologi UNNES sebelumnya telah melakukan penelitian tentang keberadaan mangga wirasangka sebagai tanaman identitas Kabupaten Tegal serta upaya pengembangbiakannya. Saat ini telah terbentuk Kelompok Tani Mangga Wirasangka yang terus melakukan upaya pembibitan agar keberadaan mangga wirasangka di Kabupaten Tegal semakin banyak dan dapat menjadi tanaman buah andalan Kabupaten Tegal karena memang secara kualitas dan rasa tidak kalah dengan varietas mangga yang populer di masyarakat. Ke depan, kerjasama dengan UNNES akan diarahkan untuk pelestarian varietas tanaman lokal lainnya yang saat ini sudah jarang ditemukan di Kabupaten Tegal, yaitu duku kesuben dan durian jatinegra, pungkasnya. (Suswoyo Harris)