Warga Desa Dukuhwaru Tegal Geger. Warga Tangkap Terduga Pencabulan Balita, Polisi Selamatkan Pelaku dari Amukan Massa

Pelaku terduga pemerkosa balita diamankan warga. (Foto : sus/majalahfakta)

Tegal, majalahfakta.id – Warga masyarakat Desa Dukuhwaru, Kecamatan Kabupaten Tegal, geger. Pasalnya, telah terjadi dugaan pemerkosaan yang dilakukan remaja laki- laki terhadap Bunga (bukan nama sebenarnya), seorang balita atau usia dibawah 5 tahun.

Amarah warga yang jumlahnya seribuan hampir saja meledak dan akan melakukan aksi main hakim sendiri pada pelaku,Rabu (21/10/2026). Kerumunan warga semakin malam semakin bertambah. Untung saja pelaku diamankan di rumah salah satu perangkat desa.

“Warga berduyun-duyun mendatangi rumah salah satu pamong desa setelah kabar dugaan pencabulan terhadap seorang balita perempuan berusia 5 tahun viral di media sosial,” ujar salah satu sumber yang sempat hadir di lokasi tempat pelaku diamankan.

Pelaku yang diketahui merupakan tetangga korban, berhasil ditangkap warga dan diamankan sebelum sempat menjadi sasaran amukan massa.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula sekitar jam 10 WIB, Rabu, 21 Oktober 2026 korban bermain di rumah temannya. Pelaku yang juga tinggal di rumah tersebut diduga melakukan tindakan asusila terhadap korban balita. Tak lama setelah pulang, korban menangis histeris sehingga menimbulkan kecurigaan orang tuanya. Setelah ditanya, korban mengaku telah mendapatkan perlakuan tidak senonoh dari tetangganya.

Orang tua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dukuhwaru. Kabar itu yang kemudian menyebar cepat dan memicu kemarahan warga.

Amukan warga sempat membara di lokasi tempat pelaku diamankan. Situasi yang hampir tak terkendali akhirnya bisa diredam setelah aparat dari Polres Tegal turun langsung ke lokasi.

Dengan pengamanan ketat, petugas berhasil mengevakuasi pelaku dari kepungan massa dan membawanya dengan mobil polisi menuju Mapolres Tegal untuk proses hukum lebih lanjut.

Aksi sigap Polres Tegal itu berhasil mencegah terjadinya kekerasan yang lebih luas. Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Tegal belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap dan status hukum terduga pelaku. (sus)