Daerah  

Rutin Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek Digelar Khidmat di Ngawi

Semaan Alqur'an dan Dhikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek di Dukuh Bubakan Desa Katikan Kecamatan. Gedunggalar Ngawi. (Foto: Zamhari/majalahfakta.id)

FAKTA – Kegiatan rutin Majelis Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek kembali digelar dengan penuh kekhusyukan di Komplek Makam Moloekatan, Bubakan, Katikan, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pada Ahad Kliwon.

Kegiatan keagamaan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, di antaranya Muslimat NU, Banser, Ansor, serta ribuan jamaah setia Moloekatan Gus Miek yang datang dari berbagai daerah.

Acara dimulai sejak bakda Subuh dan dibuka oleh Gus Rofik dari Jember. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Salat Dhuha berjamaah, kemudian Salat Dhuhur, Ashar, dan Magrib berjamaah, serta ditutup dengan khataman Al-Qur’an bil ghaib.

Menjelang doa khotmil Qur’an, jamaah terlebih dahulu mendengarkan pembacaan syi’ir oleh Gus Nur. Selanjutnya, tausiyah disampaikan oleh Gus Thuba Topo Broto, yang merupakan cucu dari pendiri mursyid tunggal Gus Miek.

Dalam dawuhnya, Gus Thuba menyampaikan bahwa kehadiran dalam majelis semaan Al-Qur’an dan dzikrul ghofilin merupakan salah satu wasilah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia berharap, setiap jamaah yang hadir dengan niat tulus akan dikabulkan segala hajatnya.

“InsyaAllah, dengan istiqamah mengikuti majelis ini, masyarakat akan mendapatkan keberkahan, kehidupan yang gemah ripah loh jinawi, serta berada dalam ampunan dan ridha Allah SWT,” tuturnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan spiritual masyarakat Ngawi sekaligus menjaga tradisi keagamaan yang telah diwariskan oleh para ulama terdahulu. (Zamhari)