PT PAL Kaji Penggantian Mesin Kapal Induk Garibaldi, Siapkan Persenjataan Lebih Lengkap

Kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi (C551). (Foto : Industry Kapal Made in Indonesia)

FAKTA – PT PAL Indonesia membuka kemungkinan melakukan penggantian sistem penggerak kapal induk ringan ITS Giuseppe Garibaldi (C551) yang kini disiapkan untuk memperkuat armada TNI Angkatan Laut.

Kajian mengenai sistem powering kapal tersebut dilakukan PT PAL bersama perusahaan galangan kapal Italia, Fincantieri. Salah satu opsi yang dikaji adalah penggantian empat turbin gas General Electric/Avio LM2500 yang selama ini menjadi mesin pendorong kapal.

Namun, rencana tersebut belum menjadi keputusan final. Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mengatakan, penggantian mesin merupakan bagian dari kajian jangka panjang terhadap kebutuhan kapal.

“Kita akan lihat mana-mana yang perlu diperbaiki. Salah satu bukan perbaikan dalam waktu dekat, tetapi perbaikan dalam waktu yang panjang nanti itu terkait dengan sistem powering-nya,” kata Kaharuddin di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026).

Garibaldi Akan Direfurbishment

Terlepas dari kajian penggantian mesin, PT PAL bersama Fincantieri akan melakukan refurbishment terhadap kapal yang nantinya akan menyandang nama KRI Sriwijaya tersebut.

Kaharuddin menyebut kondisi ITS Giuseppe Garibaldi saat ini sebenarnya masih baik dan dinilai mampu mendukung pelaksanaan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Refurbishment dilakukan untuk meningkatkan kemampuan kapal sekaligus menyesuaikannya dengan kebutuhan operasional TNI.

PT PAL juga mendapat penugasan untuk menyiapkan aspek persenjataan kapal. Menurut Kaharuddin, peningkatan kemampuan tersebut tidak hanya ditujukan untuk kebutuhan pertahanan, tetapi juga dapat mendukung operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana, termasuk kebakaran hutan.

“Untuk penanggulangan kebakaran hutan, ini sangat memungkinkan, kapal ini sangat baik, tapi refurbishment di PT PAL ini akan jadi dengan persenjataan lengkap,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses refurbishment nantinya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan kapal dengan konfigurasi persenjataan yang lebih lengkap.

“Refurbishment yang akan dilakukan di PT PAL Indonesia untuk mengangkat dengan persenjataan yang lebih lengkap lagi dan menjadi lebih gahar,” kata Kaharuddin.

PT PAL Siapkan Cetak Biru Kapal Induk

Tak hanya menangani refurbishment Garibaldi, PT PAL juga menyatakan telah menyiapkan kemampuan desain untuk membangun kapal perang berukuran besar secara mandiri.

Kaharuddin mengungkapkan, perusahaan telah memiliki cetak biru pembangunan sejumlah jenis kapal, termasuk kapal induk dan kapal perusak (destroyer).

Dengan modal desain tersebut, PT PAL mengaku siap menjalankan penugasan pemerintah apabila Indonesia nantinya membutuhkan pembangunan kapal-kapal tersebut.

“PAL (punya) cetak biru. Kalau memang PAL diperintahkan melakukan persiapan semuanya, cetak biru kami sudah persiapkan termasuk kapal induk, kapal destroyer, dan sebagainya,” ujar Kaharuddin.

Menurut dia, kesiapan desain menjadi bagian dari upaya PT PAL untuk mengantisipasi kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di masa mendatang.

“Kita sudah memiliki itu dan kita menunggu timing kapan kebutuhan harus dilakukan dan sebagainya. Intinya di PT PAL selalu menyiapkan semuanya,” pungkasnya. (F1)

Sumber : Industry Kapal Made in Indonesia