Hutri Agus Mardiko Nahkodai KADIN Tegal, Pengusaha Pangan Siap Bawa Tegal Luwih Apik

(Atas kiri) Serah terima jabatan Ketua Kadin ke ketua baru. (kanan atas) Ketua Kadin Kabupaten Tegal baru, Hutri. (Kiri bawah) Agus Miftah. (Kanan bawah) J. Pandi. (Foto: Sus)

Tegal, majalahfakta.id – Arena Mukab KADIN Kabupaten Tegal di Hotel Grand Dian Slawi, Rabu (16/9/2026), mengukuhkan satu nama. Hutri Agus Mardiko (41), pengusaha asal Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KADIN Kabupaten Tegal periode 2026-2031.

Bukan sosok baru. Dikalangan pengusaha Tegal, Hutri dikenal sebagai raja pangan yang membangun ekosistem dari hulu ke hilir. Hampir 15 tahun ia menggelutinya, berawal dari produsen tepung ikan, lalu merambah pabrik penggilingan padi, pengolahan ikan laut dan darat, pabrik susu pasteurisasi, pabrik pupuk hingga sektor hilir migas. Untuk mengikat semua lini, ia mendirikan koperasi agregator yang menyerap hasil pertanian, perikanan dan peternakan petani Tegal untuk dipasarkan lintas provinsi.

Ia merupakan sarjana hukum, suami dari Dr. Dewi Aryani, politisi PDI Perjuangan tiga periode anggota DPR RI (2009-2024).

Usai terpilih, Hutri menegaskan KADIN akan menjadi mitra strategis Pemda.

“Saya berharap KADIN menjadi mitra strategis Pemda dan stakeholder lainnya dalam memajukan Kabupaten Tegal, bersatu mewujudkan cita-cita bersama untuk kesejahteraan masyarakat. Dukungan dari istri dan keluarga besar menjadikan saya lebih yakin menjalankan amanah ini,” ujarnya.

Visi yang diusungnya, menjadikan KADIN sebagai rumah besar pengusaha yang inovatif, kolaboratif, produktif dan berorientasi entrepreneurship sosial untuk mewujudkan Kabupaten Tegal Maju dan Luwih Apik.

Sementara itu mantan wakil ketua umum  Kadin Kabupaten Tegal periode tahun 2021-2026 KADIN, H. Agus Miftah, SH,M.Kn mengharapkan pihak ketus dan pengurus Kadin Kabupaten Tegal kedepannya membuat 5 misi strategis untuk lima tahun ke depan.

Agus Miftah memberi masukan 5 misi strategis antara lain, pertama, mengawal digitalisasi perizinan melalui sinergi dengan DPMPTSP agar sistem OSS berjalan tanpa hambatan dan ada kepastian hukum.

Kedua, mendorong optimalisasi kawasan industri dengan memastikan infrastruktur penunjang tersedia demi efisiensi rantai pasok dan penurunan biaya logistik.

Ketiga, membangun rantai pasok inklusif dimana investor besar wajib berpasangan dan tumbuh bersama UMKM lokal agar pengusaha lokal tidak hanya jadi penonton.

Keempat, menyiapkan SDM masa depan melalui kemitraan link and match dengan SMK dan balai latihan kerja untuk mencetak tenaga kerja lokal bersertifikasi.

Kelima, memperkuat sinergi pentahelix dengan aktif menjemput bola, diplomasi investasi, dan mempromosikan potensi Tegal ke kancah nasional dan internasional.

“Mari kita dukung ketua yang baru. Buktikan bahwa Kabupaten Tegal adalah tempat terbaik, ternyaman, dan paling aman untuk menanamkan modal di Jawa Tengah,” ujar Agus Miftah.

Optimisme juga datang dari pengusaha pariwisata dan timah, H. Pandi. Menurutnya, Hutri adalah sosok yang tepat.

“Saya yakin Hutri bakal sukses membawa KADIN Kabupaten. Ia masih muda, energik dan berpengalaman. Tujuan membawa Kabupaten Tegal luwih maju luwih apik akan bisa tercapai,” pungkasnya. (sus)