Pemerintah Percepat Pembangunan 4.186 Huntap bagi Korban Bencana di Sumbar

Hunian Sementara (Huntara) di Sumbar. (Foto : ss/majalahfakta.id)

FAKTA — Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana mempercepat pembangunan 28.972 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan penyediaan hunian permanen diprioritaskan bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat, hanyut, atau berada di zona rawan bencana.

“Penyediaan hunian secara permanen ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk memberikan kembali tempat tinggal demi kehidupan yang lebih baik pascabencana,” ujarnya di Jakarta, Rabu.

Berdasarkan data BNPB, di Sumatera Barat ditargetkan pembangunan sebanyak 4.186 unit huntap yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan sesuai usulan pemerintah daerah.

Abdul menjelaskan, setiap unit huntap dibangun dengan tipe 36 yang dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, serta taman kecil di bagian depan. Selain itu, lokasi pembangunan dipastikan berada di kawasan aman dari potensi banjir dan longsor.

Untuk meningkatkan ketahanan terhadap bencana, rumah dirancang tahan gempa dengan penggunaan material berkualitas seperti bata merah, pondasi batu kali, serta penguatan tulangan besi pada struktur bangunan.

“Struktur bangunan dibuat kokoh dengan material berkualitas, termasuk penggunaan lantai keramik untuk menjamin kebersihan dan kenyamanan penghuninya,” katanya.

Selain pembangunan hunian, BNPB bersama Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kementerian Pekerjaan Umum juga mempercepat perbaikan infrastruktur vital. 

Upaya tersebut meliputi normalisasi sungai serta perbaikan jembatan sebagai langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi bencana susulan di wilayah terdampak. (ss)