FAKTA – Kontes domba dan kambing sakup Bupati Cup tahun 2024 diikuti ratusan peserta dari beberapa Kabupaten Provinsi Jawa tengah – Jawa barat. Digelar di Pasar Hewan Bumiayu, Brebes, Rabu (18/9/2024). Kontes dihadiri Kepala Dinas Peternakan & Kaesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Brebes drh. Ismu Nugroho M.Si., para staf dan jajaran instansi terkait, serta 3 tim pengamat dan peneliti dari UGM Yogyakarta dan Forkompimda Brebes.
Lomba dibuka jam 08.00 selesai jam 13.17. Dari seluruh peserta diambil 10 domba terbaik dari masing masing kategori dari perhitungan kuatintatif pengukuran.
Dari 10 domba terbaik dari masing-masing kategori diseleksi menjadi 6 besar juara meliputi juara I, II dan III dan untuk harapan I, II dan III.
Dalam babak final untuk kambing ekstrem dengan penilaian bobot dan kualitas ternak dimenangkan Joni dari Gumelar Banyumas, dengan nama kambing lintang trenggono dengan berat badan 118 kg. Sedangkan untuk domba, juara I dengan berat 115 Kg, juara II dengan berat badan 114 Kg, domba dengan nama Alfan, juara III berat 113 Kg. Sang pemenang mendapatkan hadiah uang hiburan juara I Rp700.000 , juara II Rp600.000, dan juara III Rp500.000.
Ada 2 ekor kambing milik Mali dan milik Yukir Kalikidang Sirampog dengan berat badan sama yakni 113 Kg, setelah dilakukan perundingan disepakati 2 ekor kambing untuk ditimbang ulang ternyata kedua ekor kambing bobotnya ada yang naik karena barusan makan.
Untuk kategori domba Sakup dara juara I, II dan III mendapat juga sama mendapatkan hadiah uang tunai Rp700.000, Rp600.000 dan Rp500.000 dan dengan trophy. Dan juara harapan I, II dan III mendapatkan piagam penghargaan.
Begitu juga untuk jenis domba sakup jantan muda (belum poel) Domba Sakup dara tidak bertanduk hadiahnya sama. Dan masih banyak lagi beberapa jenis domba, jantan muda bertanduk (belumpoel) jenis domba sakup dewasa tidak bertanduk dan lain-lainya, semuanya telah menerima hadiah berupa uang dan trophy dan penghargaan.
Sedangkan doorprize spesial besar berupa 2 kambing jenis bibit unggul jenis Sakup, dan jenis sulvoc dimenangkan Sipon dan Aditia Sirampok Brebes.
Sementara didalam kesempatan itu Prof. Dr. drh. Aris Haryanto, M.Si., didampingi Dr. Ir. Panjono, M.Si., Dekan Fakultas Kedokteran Hewan UGM sebagai tim peneliti dan pengamat ternak domba kambing sapi jabres dari Universitas Gajah Mada Yogyakarta sesaat usai menyerahkan trophy kepada pemenang lomba kepada wartawan Fakta mengatakan, “Jenis domba Sakup serta sapi Jawa Brebes (jabres) hasil budidaya ternak (dari Brebes) beberapa tahun terahir selalu menempati papan atas juara 1 tingkat nasional,” tutur Aris.
Bibit unggul kambing semen baku domba Sakub bantuan dari BIB Lembang yang sudah mengkoleksi pejantan unggul. “Sapi jabres dibantu diproduksi di BIB Ugaran. benar-benar budidaya di Brebes,” tambahnya.
Ditambahkan para peserta pemeran lomba, datang dari Yogyakarta, Magelang, Banyumas, Pemalang, Pekalongan, Wonosobo, Tasik, Garut digelar secara umum individu kelompok merupakan sarana ajang pameran peternak dan kontes serta silaturahmi para peternak dalam rangka memperingati bulan bakti tahun 2024.
Sedangkan Panitia lomba masing-masing Izudin sebagai ketua panitia, Joko Triono, Hanif dan Hindro anggota panitia berempat termasuk sosok peternak Kambing handal yang selalu setia mengikuti kontes lomba domba dan kambing Sakup dan Sapi Jawa Brebes (jabres ) baik di tingkat provinsi ,Jateng /DIY dan Jabar seperti dariJogya Magelang dan di Jabar.
Mereka membawa domba atau kambing sendiri dengan jenis kelamin yang tidak di tentukan.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH ) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah Drh Ismu Nugroho MSi, mengatakan, “Kami terus berusaha melakukan pengembangan budi daya Sapi Jawa Brebes (Jabres) dan domba Sakup unggul.
“Upaya menghasilkan sapi Jawa Brebes (Jabres ) berkualitas baik jantan atau betina, semen beku dibantu diproduksi di BIB Ugaran. Sedangkan semen baku domba Sakub bantuan dari BIB Lembang yang sudah mengkoleksi pejantan unggul domba sakub. Pengembangan domba Sakub secara intensif didampingi dari Laboratorium Potong Fapet UGM yang diinisiasi Dr. Panjono dan Organisasi Riset Peternakan BRIN yang dikomandani Dr. Yudi Adinata. “Selain dengan UGM, kini upaya meningkatkan produksi Sapi Jabres DPKH Jateng mengajak swasta PT Indo Prima. Sapi jenis Jabres adalah nama popular yang berasal dari singkatan Sapi Jawa Brebes. Sapi ini merupakan aset ternak lokal khas Kabupaten Brebes Jawa Tengah yang telah dibudidayakan oleh masyarakat Brebes secara turun temurun,” ujar Kepala DPKH Kabupaten Brebes, drh. Ismu Subroto, MSi, Rabu (20/9/2024).
Ismu menambahkan kegiatan dalam payung program kerja sama FKH UGM, Indo Prima Beef dan DPKH Brebes melakukan penelitian lanjutan tentang Sapi Jabres. Penelitian untuk menghasilkan sapi-sapi muda berkualitas.
Ismu, menambahkan dalam pengembangan Sapi Jabres juga menggandeng kerja sama dengan Fakultas Peternakan UGM. Fakultas Peternakan UGM dalam hal ini memberikan bibit rumput gama umami 10.000 stek tahun 2023 saat ini telah berkembang menjadi puluhan Ha.
“Bibit rumput tersebut ditanam di lahan-lahan kritis dan di lahan-lahan yang berada di lereng Gunung Slamet. Diharapkan hasil rumputnya untuk pakan ternak dan akar dari rumput gama umami diharapkan berfungsi untuk menahan erosi,” pungkas Ismu. (Dun)






