Irjen Pol Totok Suharyanto Jabat Kapolda Sulbar Gantikan Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta‎

Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta Kapolda Sulawesi Barat. (Foto : Ammank-007)

Mamuju, Majalahfakta.id – Irjen Adi Deriyan Jayamarta dimutasi dari jabatan Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar). Posisinya kini digantikan oleh Irjen Totok Suharyanto yang sebelumnya menjabat Kepala Kortastipidkor Mabes Polri
‎
‎Keputusan mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2205/X/KEP./2026. Irjen Adi Deriyan yang telah memimpin Polda Sulbar selama setahun lebih resmi dimutasi ke jabatan Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri dengan penugasan khusus pada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).
‎
‎Pergantian pucuk pimpinan kepolisian tersebut disampaikani langsung oleh pihak kepolisian daerah setempat pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
‎
‎Mutasi ini tercatat sebagai salah satu yang pertama kali dikeluarkan di bawah komando Kapolri baru, Jenderal Pol Suyudi sekaligus menjadi sinyal awal perombakan pimpinan daerah di era kepemimpinan baru.
‎
‎Lanjut, Selama memimpin Bumi Malaqbi, nama Adi Deriyan lekat dengan program-program humanis dan kedekatan dengan masyarakat mulai dari Jumat Berkah, bakti sosial, hingga pembinaan anak yatim yang rutin digelar di Mapolda. Gaya kepemimpinannya yang hangat namun tegas meninggalkan kesan mendalam bagi personel maupun warga Sulbar.
‎
‎Sementara yang menggantikan posisi Adi Deriyan adalah Irjen Pol Totok Suharyanto, sosok yang namanya baru saja melambung sebagai Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri jabatan yang diembannya sejak 27 Februari 2026.
‎
‎Selama memimpin Kortastipidkor, ia memimpin penggeledahan 12 lokasi sekaligus dan mengungkap kasus megakorupsi yang menyeret nama-nama besar, termasuk penetapan Bupati Gowa sebagai tersangka.
‎
‎Sebelum menjabat Kakortastipidkor, Totok adalah Direktur Penindakan (Dirtindak) Kortastipidkor Polri posisi yang mengasah insting dan keberaniannya dalam memberantas kejahatan korupsi.
‎
‎Reputasinya sebagai pemimpin yang baru menjabat langsung menggebrak membuat banyak pihak menantikan terobosan apa yang akan dibawanya ke Sulbar.
‎
‎Lebih lanjut, dibalik mutasi ini ada yang unik, ternyata Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta dan Irjen Pol Totok Suharyanto ternyata seangkatan Akademi Kepolisian 1994. Keduanya sama-sama lahir pada tahun 1972, sama-sama meniti karier dari jalur reserse, dan kini saling bergantian dalam estafet kepemimpinan di Polda Sulbar.
‎
‎Dengan latar belakang Totok Suharyanto yang keras dan tegas di bidang penindakan, banyak pengamat menilai penunjukan ini adalah sinyal kuat bahwa Polri ingin memperkuat penegakan hukum di Sulawesi Barat sekaligus melanjutkan warisan kedekatan dengan masyarakat yang telah dibangun pendahulunya.
‎
‎Sementara itu, penugasan Adi Deriyan di Bareskrim dengan fokus lingkungan hidup menunjukkan kepercayaan Kapolri atas kemampuannya menangani isu-isu strategis nasional. (Ammank-007)
‎