FAKTA – Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Sulawesi Barat menggelar pertemuan perdana pembentukan Gabungan LSM Sulbar (GLS) yang mengusung tema “Bersatu Lawan Korupsi Wujudkan Sulbar Bersih dan Berintegritas” resmi dibentuk dan dideklarasikan dengan menunjuk seorang ketua yang disebut Andika Putra terpilih untuk memimpin organisasi GLS tersebut.
Fokus utama gerakan ini adalah memperkuat pengawasan publik, mendorong transparansi kebijakan, dan mengawal berbagai proses hukum terkait tindak pidana korupsi yang terjadi di daerah Sulawesi Barat.
Lanjut, dalam pertemuan tersebut berlangsung di Mamuju dan dihadiri oleh berbagai NGO masyarakat sipil di antaranya :
1. Laskar Anti Korupsi Sulawesi Barat,
2. Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia Cabang Sulbar
3. Dewan Rakyat Anti Korupsi Sulbar
4. Aktivis Club Manakarra.
5. LSM Tim Sembilan Untuk Negara dan Masyarakat RI Sulbar
6. LP. Tipikor Nusantara Cabang Mamuju
7. LSM Merdeka Manakarra Sulbar.
Lebih lanjut dalam agenda tersebut, para peserta melakukan diskusi intensif terkait konsep dan arah GLS ke depan. Salah satu pembahasan yang cukup alot adalah mengenai posisi GLS sebagai wadah bersama bagi berbagai LSM di Sulawesi Barat.
Setelah melalui berbagai pandangan dan masukan, forum akhirnya menyepakati bahwa GLS akan menjadi wadah bersama bagi seluruh LSM di Sulawesi Barat dengan prinsip kesetaraan antaranggota. Meski demikian, untuk menjalankan wadah gls ini, forum juga menyepakati pembentukan struktur pengurus harian yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara.
Dalam proses pemilihan pengurus, para penggagas dan peserta forum akhirnya secara mufakat menetapkan Andika Putra sebagai Ketua GLS, Abd. Mubarak sebagai Sekretaris, dan H. Muh. Hasan sebagai Bendahara.
Selain itu, sejumlah LSM yang tidak sempat menghadiri pertemuan perdana tersebut juga menyatakan dukungan terhadap hasil musyawarah yang telah dicapai dalam agenda GLS jilid pertama.
Selanjutnya Ketua GLS yang terpilih Andika Putra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin forum tersebut.
”Saya mengucapkan terima kasih atas amanah yang diberikan oleh para penggagas dan rekan-rekan LSM. GLS ini hadir sebagai wadah pemersatu LSM se-Sulawesi Barat. Semoga ke depan dapat memberikan kontribusi nyata bagi negara, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, baik di tingkat nasional maupun daerah,” ucap Andika Putra pada Kamis, 4 Juni 2026.
Ia menambahkan, GLS juga diharapkan mampu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, terutama dalam mengawal berbagai pengaduan dan aspirasi publik yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.
Menurutnya, dalam waktu dekat GLS akan menggelar deklarasi resmi yang dirangkaikan dengan aksi unjuk rasa terkait sejumlah isu yang menjadi perhatian publik.
”Kami akan segera melakukan deklarasi resmi sekaligus menyuarakan beberapa isu yang telah kami bedah tuntas. Kehadiran GLS diharapkan dapat menjadi kekuatan masyarakat sipil yang independen, kritis, dan konstruktif dalam mengawal jalannya pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” harapnya dengan nada kritis. (Ammank-007)







