FAKTA – Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris, S.H., M.H., mewisudakan peserta program Sekolah Lansia Berdaya (SIDAYAH) sekaligus meluncurkan Gerakan Masyarakat Peduli dan Cinta Lansia (GEMPITA) di Desa Tamon, Kecamatan Salang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup warga lanjut usia di daerah tersebut.
Sebanyak 57 orang lansia resmi ditetapkan sebagai wisudawan perdana setelah menyelesaikan seluruh rangkaian materi pembelajaran dalam program SIDAYAH. Program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Simeulue.
Dalam arahannya, Bupati Nasrun Mikaris menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat dan ketekunan para peserta untuk terus belajar serta mengembangkan diri di usia senja.
“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Sekolah Lansia SIDAYAH. Semoga ilmu dan keterampilan yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk menjalani masa tua yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan tetap bermartabat,” ujarnya.
Materi pembelajaran dalam program ini mencakup tujuh dimensi pembentukan lansia tangguh, meliputi aspek spiritual, fisik, intelektual, sosial, emosional, profesional, dan lingkungan. Melalui proses ini diharapkan terwujud lansia yang memenuhi kriteria SMART — Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat — sehingga tetap dapat berperan aktif dalam keluarga maupun lingkungan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Simeulue juga meresmikan Gerakan Masyarakat Peduli dan Cinta Lansia (GEMPITA). Gerakan ini disusun untuk mendukung program Perawatan Jangka Panjang bagi lansia melalui sistem dukungan terpadu yang melibatkan keluarga, tenaga pendamping, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat.
Langkah ini diharapkan dapat membantu lansia yang memiliki keterbatasan fisik maupun mental agar tetap mampu mempertahankan kualitas hidupnya serta mencegah memburuknya kondisi kesehatan. Program ini sekaligus menjadi wujud pemenuhan Standar Pelayanan Minimal bidang kesehatan sesuai visi dan misi pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Simeulue Nusar Amin, S.Pd., Sekretaris Daerah Asludin, S.E., M.Kes., Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Ny. Lasminidar Nusar Amin, serta sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah. (Uris)






