Semua  

Bupati Badung Serahkan Bantuan Rp 2,4 M Kepada Pengungsi Erupsi Gunung Agung

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, diterima Bupati Karangsem, I G A Mas Sumatri, saat mengunjungi pusat komando pengungsi di Tanah Ampo.
Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, diterima Bupati Karangsem, I G A Mas Sumatri, saat mengunjungi pusat komando pengungsi di Tanah Ampo.
Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, diterima Bupati Karangsem, I G A Mas Sumatri, saat mengunjungi pusat komando pengungsi di Tanah Ampo.
Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, diterima Bupati Karangsem, I G A Mas Sumatri, saat mengunjungi pusat komando pengungsi di Tanah Ampo.

BUPATI Badung, I Nyoman Giri Prasta, memberikan bantuan kepada pengungsi erupsi Gunung Agung Karangsem berupa uang tunai sebesar Rp 2,4 miliar lebih. Dana bantuan tersebut diberikan kepada pemerintah diterima Bupati Karangsem, I G A Mas Sumatri.

Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, saat meninjau pengungsi di Tanah Ampo, Karangsem, Selasa (26/9), mengatakan, siap memberikan bantuan penuh kepada warga pengungsi erupsi Gunung Agung. Bantuan yang diberikan kali ini berupa bantuan tunai agar dapat dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan yang belum tersedia.

“Kami memilih untuk memberikan bantuan dana. Sehingga bupati bisa menyalurkan dana ini untuk kebutuhan-kebutuhan warga Karangasem. Kalau semua bawa mie dan mie maka akan numplek, kebutuhan lainnya kosong,” katanya.

Dengan bantuan uang tunai yang diberikan, Giri Prasta berharap kebutuhan warga pengungsi yang belum tersedia dapat dipenuhi dari bantuan yang diberikan oleh Pemkab Badung tersebut. “Saya tidak akan berhenti di sini. Pemkab Badung akan terus membantu sesuai dengan kemampuan yang kami miliki,” tegas bupati asal Desa Pelaga yang dikenal bares tersebut.

Bupati Giri Prasta juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut merasakan penderitaan warga pengungsi akibat erupsi Gunung Agung yang kini telah berstatus Awas. “Ini adalah konsep menyame beraya yang kita miliki. Dengan semakin banyak bantuan maka akan semakin ringan beban warga Karangasem,” ujarnya dalam kunjungan yang turut didampingi sang istri, Nyonya Seniasih Giri Prasta.

Dikatakannya, ia juga telah mengintruksikan kepada seluruh camat, perbekel, kelian desa adat, kelian banjar dan warga yang ada di Badung untuk membuka pintu selebar-lebarnya bagi para pengungsi erupsi Gunung Agung.  “Walau diperkirakan 99,9 persen Gunung Agung akan meletus, tapi kami tetap berdoa supaya tidak terjadi letusan Gunung Agung. Semoga Ida Hyang Widhi Waca/Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi kita semua,” sebutnya berdoa untuk mendapat lindungan Tuhan. (Rilis)