Daerah  

Aliansi Mahasiswa Mamuju Bergerak Gelar Aksi Demonstrasi di Kantor DPRD Mamuju dan Polresta Mamuju

Aliansi aktivis mahasiswa mamuju foto bersama di depan Kantor DPRD Kabupaten Mamuju. (foto: ammank-007/majalahfakta.id)

FAKTA – Aksi demonstrasi yang digelar oleh kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mamuju Bergerak (atau Aliansi Mahasiswa) yang terpusat di Gedung DPRD Kabupaten Mamuju dan Polresta Mamuju. Mereka menyampaikan sejumlah aspirasi, mendesak penyelesaian berbagai masalah yang terjadi di berbagai wilayah NKRI.

‎Aksi tersebut dilaksanakan pada 17 Juni 2026, terkait Isu nasional yang baru – baru ini sedang hangat di perbincangkan dan digelar oleh kalangan para  mahasiswa dan pemuda pemuda di berbagai daerah. yang mana didalam aksi tersebut menyoroti 12 isu nasional yang mendominasi perbincangan di Indonesia dan sampai hari ini menjadi kontroversi,

‎Berikut daftar 12 isu nasional yang sampai hari ini menjadi perdebatan hangat di publik:
‎1.Hentikan Pemborosan APBN.
‎2.Hapus Utang Lama dan Tolak Utang Baru.
‎3.Atasi Nilai Tukar Rupiah yang Anjlok. 
‎4.Turunkan Harga BBM dan Bahan Pokok.
‎5.Evaluasi Program MBG dan Pembangunan Koperasi Merah Putih.
‎6. Cabut UU Polri dan Wujudkan Reformasi Polri.
‎7. Kembalikan TNI ke    Barak.
‎‎8. Bubarkan Komando Teroterial dan Tolak Pembangunan Batalion TNI.
‎9. Wujudkan Pendidikan dan Kesehatan Gratis.
‎10. Laksanakan Reformasi Agraria Sejati.
‎11. Tolak Tambang LTJ di Sulbar.
‎12. Sahkan UU Perampasan Aset.

‎Selain itu ada tiga tambahan isu Local terkait penanganan kasus di Kantor Polresta Mamuju yang di duga sebagai bentuk pembungkaman terhadap aktivis yaitu :

‎1. Copot Kapolresta Mamuju.
‎2.Tuntaskan semua Kasus Yang Mandek di Polresta Mamuju.
‎3. Hentikan Kriminalisasi Terhadap Aktivis di Mamuju.

‎Lanjut, aksi tersebut di ikuti oleh beberapa Elemen Masyarakat, mahasiswa , organisasi Cipayung dan Cipayung Plus, Organda, LSM dan Pemuda – pemuda daerah.

‎Dalam aksi demonstran tersebut berjalan dengan sukses sampai selesai walaupun sempat terjadi sedikit ketegangan antara massa aksi dan pihak keamanan pada saat di kantor polresta mamuju.

‎Lebih lanjut aksi tersebut di dukung serta diapresiasi oleh salah satu Anggota komisi 1 DPRD Kab mamuju. Dan siap mengawal isu nasional sampai kepusat.

‎Selanjutnya Jendral Lapangan (Jenlap) Fergiawan Rai Zacky, mengungkapkan mengapresiasi seluruh massa yang ikut membersamai aksi yang di gelar bersama – sama dan ternyata masi banyk pemuda hari ini peduli nasib bangsa dan negara ini,” ungkapnya, Kamis ( 18/6/2026).

‎Ia juga katakan serta masi solid ketika adanya tindakan kriminalisasi terhadap aktivis di mamuju. Saya berharap spirit dan api perjuangan ini harus terus di wariskan ke regenerasi kedepannya dan mengecam Polresta Mamuju untuk tidak tebang pilih dalam menangani kasus dan stop kriminalisasi aktivis di mamuju, ” tutup aktivis Fergiawan Rai Zacky. (Ammank-007)