Kepala BPS Batu: Ekonomi Tumbuh 5,76 Persen, Kemiskinan Kota Batu Terendah di Jatim

Wali Kota Batu Nurochman dan Wawali Heli Suyanto menerima paparan Kepala BPS Kota Batu Herlina Prasetyowati Sambodo terkait pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2026 sebesar 5,76 persen. Selasa (27/10/2026). (Foto : Mud)

Kota Batu, majalahfakta.id – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu, Herlina Prasetyowati Sambodo, memaparkan capaian ekonomi Kota Batu yang tumbuh 5,76 persen pada Triwulan II 2026. Capaian ini sekaligus mengantarkan Kota Batu sebagai daerah dengan angka kemiskinan terendah di Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Herlina saat bertemu Wali Kota Batu, Nurochman, dan Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto,, Selasa (27/10/2026).

Herlina menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kota Batu ditopang tiga sektor utama. Sektor jasa tumbuh 9,17 persen, perdagangan 7,10 persen, dan pertanian 3,44 persen. Lonjakan kunjungan wisatawan pada libur sekolah menjadi pemicu perputaran ekonomi di sektor perdagangan, kuliner, akomodasi, dan UMKM.

“Pertumbuhan sektor unggulan ini membuka peluang ekonomi masyarakat. Penurunan kemiskinan menjadi indikator positif pembangunan di Kota Batu,” ujar Herlina.

Data BPS mencatat angka kemiskinan Kota Batu turun menjadi 2,84 persen pada 2026, dari sebelumnya 2,86 persen pada 2025. Angka ini jauh di bawah rata-rata Jawa Timur yang mencapai 9,06 persen. Berdasarkan data BPS 2025, Kota Batu tercatat sebagai daerah dengan kemiskinan terendah di Jawa Timur, disusul Kota Surabaya sebesar 3,56 persen.

Wali Kota Batu, Nurochman, menyambut positif data tersebut. Menurutnya, capaian BPS menjadi modal untuk memperkuat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan.

Senada, Wawali Heli Suyanto menilai penguatan UMKM, pariwisata, perdagangan, dan pertanian harus berjalan seiring dengan penanggulangan kemiskinan yang tepat sasaran agar pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat hingga mendorong kemandirian keluarga. (Mud/F.1015)