Penikaman di Depan King Karaoke Tewaskan 1 Orang Hingga Ganggu Kenyamanan Warga, Ketua FGMM Desak Pemkab Mamuju Tutup THM

Ketua Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM), Fergiawan Rai Zacky. (foto: bdg01/majalahfakta.id)

FAKTA – Insiden penikaman maut terjadi di depan King Karaoke di Jalan Diponegoro, Kota Mamuju Sulawesi Barat , yang menewaskan satu warga sipil berinisial T (53 tahun) dan melukai seorang anggota TNI . Peristiwa berdarah ini memicu desakan dari ketua Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM), Fergiawan Rai Zacky bersama masyarakat setempat agar Pemerintah Kabupaten Mamuju segera menutup operasional tempat hiburan malam (THM) tersebut karena dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan warga sekitar.

‎‎Aktivis Fergiawan Rai Zacky mengukapkan peristiwa berdarah yang terjadi di depan THM tersebut telah mengganggu rasa aman masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan tersebut, ” ungkapnya pada Sabtu (4/7/2026).

‎‎Ia berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum memperketat pengawasan dan menutup permanen tempat hiburan malam itu agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

‎‎Lanjut, Ketua Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM) mengatakan warga setempat tentu merasa khawatir dan kami ingin lingkungan tetap aman dan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.

‎Dia juga menyatakan bela sungkawa yang mendalam atas insiden ini. Namun, ia menegaskan bahwa kasus ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Oleh karena itu, kami meminta Polresta Mamuju mengusut tuntas kasus ini, apa yang menjadi pemicu sebenarnya.

‎‎Lebih lanjut aktivis Fergiawan juga menyoroti dampak negatif keberadaan THM terhadap stabilitas keamanan di Kota Mamuju. Ia menilai konsumsi alkohol yang tidak terkontrol di tempat-tempat tersebut menjadi salah satu faktor utama yang memicu tindakan kriminal dan kekerasan yang bisa menghilangkan nyawa seseorang.

‎‎“Ini harus menjadi perhatian serius bagi Bupati Mamuju. Kita menginginkan Mamuju yang damai dan jauh dari kekerasan. Kami mendesak pemerintah daerah untuk menutup semua tempat hiburan malam dan menghentikan penjualan minuman keras (miras) yang menjadi pemicu utama hilangnya kendali seseorang dan diharapkan agar tindakan tegas segera diambil tanpa kompromi.‎,” tegas Fergiawan Rai Zacky aktivis yang dikenal vokal.

‎Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah maupun kepolisian terkait tindakan yang akan diambil terhadap operasional THM tersebutm (Ammank-007)