Songgoriti, Kota Batu, Bersiap Gemuruh oleh Doa dan Gendang Leluhur

FAKTA – Tinggal 2 hari lagi. Jalanan Songgoriti Kota Batu yang biasanya tenang akan berubah. Bukan macet, tapi meriah. Ribuan langkah kaki, tabuh gendang, dan harum dupa bakal jadi satu. Semua demi Ngarak Banteng 1 Suro Empu Supo XVIII.

Ini bukan karnaval biasa. Ini cara warga Songgoriti menyapa leluhur setiap bulan Suro. Cara mereka bilang terima kasih untuk alam yang masih lestari dan rezeki yang masih mengalir.

Tahun ini, semangatnya beda. “Manggalaning Gwaya Purna Udaya” — kebangkitan budaya yang bawa makmur dan rukun.

Kota Batu nggak cuma soal taman rekreasi. Di lereng ini, nyawa budayanya masih hidup. Siapapun bisa jadi saksinya.

Kegiatan digelar Senin Kliwon, 22 Juni 2026, pukul 09.00 WIB, di Candi Songgoriti. Datang dan rasakan sendiri karena budaya paling indah kalau dilihat langsung, bukan cuma dari layar HP. (F1015/mud)