Gus Ahmad Jazuli Nahkodai DPW Partai Perindo Jawa Timur 2026–2030, Optimistis Raih Fraksi di Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota

Pelantikan DPW Jawa Timur Partai Perindo Ahmad Jazuli sebagai Ketua Umum, di Hotel Residence Surabaya. (Foto: Zamhari/majalahfakta.id)

FAKTA – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Jawa Timur resmi memiliki kepengurusan baru masa bakti 2026–2030 yang dinakhodai Gus Ahmad Jazuli. Pelantikan berlangsung khidmat dan lancar di Grand East Ballroom Oakwood Hotel & Residence Surabaya, Sabtu (17/5/2026), mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ferry Kurnia Rizkiyansyah, disaksikan jajaran pengurus, kader, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Ketua DPW Perindo Jawa Timur yang baru dilantik, Ahmad Jazuli, menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Partai Perindo di Jawa Timur. Ia meyakini Perindo mampu meraih peningkatan suara yang signifikan apabila seluruh kader konsisten bekerja dan hadir di tengah masyarakat.

Menurutnya, peluang Partai Perindo untuk meraih satu fraksi, baik di tingkat DPRD Provinsi maupun DPRD kabupaten/kota, sangat terbuka lebar apabila seluruh kader menjalankan kerja-kerja politik yang nyata dan berpihak kepada rakyat.

“Partai Perindo Jawa Timur harus sukses dan mampu meraih suara yang signifikan. Kuncinya adalah kepedulian kepada masyarakat melalui pendampingan UMKM, petani, nelayan, pedagang kecil, serta perhatian kepada generasi Z dan milenial. Selain itu, program pendidikan dan beasiswa bagi masyarakat kurang mampu harus menjadi bukti konkret perjuangan partai di mata publik,” ujarnya.

Sementara itu, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menekankan pentingnya soliditas partai dari tingkat DPW hingga pengurus ranting. Ia meminta seluruh kader aktif merangkul masyarakat hingga ke akar rumput.

Menurutnya, kerja politik tidak hanya berbicara soal elektoral, tetapi juga tentang bagaimana partai mampu membangun dan mendampingi ekonomi masyarakat secara nyata.

“Seluruh kader harus aktif turun ke masyarakat melalui program pendampingan ekonomi kerakyatan. Partai Perindo fokus pada pengembangan UMKM karena sektor ini sangat vital bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, tausyiah kebangsaan juga disampaikan oleh mantan Ketua Umum PBNU, Aqil Siradj. Ia mengingatkan pentingnya perjuangan politik yang berpihak kepada masyarakat kecil dan bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Menurutnya, Partai Perindo harus menjadi partai besar yang peduli terhadap wong cilik serta mampu menghadirkan kemanfaatan nyata bagi masyarakat luas.

“Perjuangan untuk bangsa bisa dilakukan melalui berbagai jalur, selama untuk kepentingan rakyat dan negara. Kita adalah satu bangsa, satu bahasa, meski berbeda agama, budaya, dan etnis. Jawa Timur harus menjadi teladan dalam membangun masyarakat yang beriman, bekerja keras, serta mewujudkan kehidupan yang aman, damai, dan makmur di bawah ridha Allah SWT,” tuturnya.

Acara pelantikan berlangsung penuh semangat kebersamaan dan diharapkan menjadi awal kebangkitan baru Partai Persatuan Indonesia (Perindo) di Jawa Timur dalam menghadapi agenda politik dan elektoral mendatang. (Zamhari)