Wabup Badung Klarifikasi Isu Jadi Pasangan Giri Prasta di Pemilu Berikutnya

Pasangan AdiCipta nyatakan optimisme lanjut 2 periode. (foto: fa/majalahfakta.id)

FAKTA – Dinamika politik di Kabupaten Badung mendadak menghangat menyusul pernyataan terbuka Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, yang memberikan sinyal dukungan bagi Bagus Alit Sucipta untuk menduduki kursi orang nomor satu di Badung. Namun, alih-alih memicu keretakan di pucuk pimpinan, isu suksesi ini justru dijawab dengan kekompakan oleh pasangan Bupati I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta. Keduanya secara tegas meredam spekulasi publik dengan menekankan bahwa loyalitas dan keharmonisan mereka tetap utuh demi menjaga ritme pembangunan di Gumi Keris.

Bagus Alit Sucipta, yang akrab disapa Gus Bota, memberikan klarifikasi bahwa pernyataan dukungan saat HUT ke-22 Baladika Bali di Mengwi tersebut merupakan gambaran skenario politik jangka panjang, bukan sebuah ancaman bagi posisi bupati saat ini. Ia menegaskan bahwa komitmen utamanya adalah mengawal duet kepemimpinan ini hingga tuntas.

“Mungkin maksud Pak Wagub itu nantinya astungkara setelah dua periode. Kemungkinan besar saya ada peluang untuk maju dan kalau diberikan amanah oleh masyarakat tentu menggantikan Bapak Adi Arnawa atau estafet kepemimpinan,” jelas Gus Bota sekaligus memastikan bahwa mereka tetap solid untuk maju bersama di periode kedua.

Di sisi lain, Bupati Adi Arnawa menilai riuh rendah dukungan tersebut sebagai hal yang lumrah dalam mekanisme kaderisasi partai. Menurutnya, prioritas bagi seorang Wakil Bupati untuk melanjutkan estafet kepemimpinan adalah tradisi yang sehat dalam internal PDI Perjuangan jika kinerja selama menjabat dinilai tanpa masalah. Adi Arnawa menepis anggapan adanya persaingan terselubung dan justru melihat hal ini sebagai bentuk persiapan regenerasi yang terukur.
“Logikanya kalau tidak ada masalah, pasti dua periode. Itu mungkin maksudnya Pak Wakil Gubernur,” ungkap Adi Arnawa memberikan perspektif mengenai pernyataan Giri Prasta.

Langkah sinkronisasi pernyataan antara Bupati dan Wakil Bupati ini dianggap sebagai strategi jitu untuk menjaga stabilitas akar rumput, mengingat dukungan yang disampaikan Giri Prasta dilakukan di hadapan ribuan anggota organisasi kemasyarakatan. Dengan menegaskan visi “Dua Periode Tetap Solid”, pasangan Adi Arnawa dan Gus Bota mengirimkan pesan kuat kepada publik bahwa fokus pemerintah saat ini tidak akan terdistraksi oleh manuver politik prematur, melainkan tetap berpijak pada janji-janji pembangunan yang harus diselesaikan bersama.

“Karena bagaimana pun kalau dilihat hingga saat ini, kan banyak program yang masih belum terselesaikan,” imbuh Adi Arnawa. (fa)