FAKTA – Seorang Wali murid dari sekolah MI Al Hidayah Dusun Budug Desa Tugu Sumberjo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur mengaku mendapat ancaman lewat whatsapps grup sekolah tersebut. Hal tersebut terjadi usai dirinya mengunggah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial (medsos).
Peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin (23/2/2026 ) dalam unggahannya wali murid tersebut menyertakan foto menu MBG yang diterima anaknya, yang dinilai tidak layak jika disesuaikan dengan Pagu per porsi Rp10 ribu. Menurutnya menu itu hanya meliputi satu roti kering isi kacang tumbuk, tiga butir kurma, dan ayam suwir yang disebutnya menyerupai abon, seluruh. Menu tersebut dibungkus plastik secara terpisah.
“Menu kayak gini apa sampai Rp10 ribu ini menu anak MI kelas satu selama ini kalau libur tidak pernah dapat menu kering seperti ini,” katanya.
Keluhan itu diunggah dimedsos lengkap dengan foto menu dan keterangan yang mempertanyakan nilai kelayakan makanan tersebut.
Unggahan tersebut kemudian viral dimedsos meski identitas pengunggah tidak dicantumkan. Lantas pengunggah mengaku mendapat ancaman dan tekanan melalui percakapan digrup whatsapp sekolah. “Saya kaget tiba-tiba digrup WA (whatsapp) sekolah dibahas seolah-olah mencari siapa pengunggahnya, pengirim WA meminta agar wali murid yang mengunggah, agar menghubungi pihak sekolah secara pribadi (japri) untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan agar tidak sampai ke ranah hukum,” imbuhnya.
Kepala MI Al – Hidayah Budug Tugusumberjo . Anis Nur Laili, saat dikonfirmasi terkait adanya ancaman tersebut, mengaku tidak tahu-menahu, mengenai ancaman terhadap wali murid yang mengunggah ketidak sesuaian menu MBG.
“Maaf saya tidak tahu yang mengancam siapa, mungkin yang terjadi adalah klarifikasi terkait unggahan itu, kemudian tentang MBG SPPG Tugu Sumberjo yang kurang tepat,.itu diluar sepengetahuan lembaga dan murni dari pribadi wali murid,” tandasnya. (Muk)






