FAKTA – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mendampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Mecaru, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Kahyangan dan Pura Penataran Desa Adat Kuta, Rabu (18/2/2026). Pada kesempatan tersebut Bupati melaksanakan prosesi mendem pedagingan di Madya Pelinggih Padmasana, dilanjutkan persembahyangan bersama dan penandatanganan prasasti.
Rangkaian karya dipuput oleh Ida Pandita Bhagawan Pradnyan SidiYogi Griya Agung Karang Semaja Kuta, Ida Pandita Jaya Wijaya Nanda Griya Kutuh Kuta, serta Ida Pandita Budha Griya Kasogatan Kuta.
Sebagai bentuk komitmen Pemkab Badung dalam menjaga dan melestarikan seni, adat, dan budaya, Bupati Badung menyerahkan bantuan hibah secara simbolis yang bersumber dari APBD Induk Tahun 2025 sebesar Rp14 miliar. Selain itu, secara pribadi Bupati juga menyerahkan dana punia sebesar Rp25 juta yang diterima Bendesa Adat Kuta.
Turut hadir Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, anggota DPRD Badung Nyoman Graha Wicaksana, Ketua PHDI Kabupaten Badung, perwakilan MDA Kabupaten Badung, Camat Kuta, Lurah Kuta, Ketua LPM Kecamatan Kuta, Bendesa Adat Kuta, tokoh masyarakat, serta krama agung Desa Adat Kuta.
Bupati Wayan Adi Arnawa menyampaikan rasa syukur dapat hadir sebagai upasaksi dan ngrastiti bhakti dalam rangkaian upacara tersebut. Ia menegaskan, Karya Mecaru, Melaspas, dan Mendem Pedagingan merupakan bagian dari prosesi penyucian stana Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang secara sekala dan niskala wajib dilaksanakan sebagai wujud bakti umat.
“Rangkaian karya ini merupakan bagian dari penyucian stana Ida Batara secara sekala. Semoga melalui pelaksanaan karya ini, krama Desa Adat Kuta senantiasa dilimpahkan keselamatan dan kedamaian oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Adi Arnawa mengajak seluruh krama Desa Adat Kuta untuk terus menjaga dan melestarikan seni, budaya, serta tradisi. Terlebih, Kuta sebagai destinasi wisata mancanegara menjadi salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Badung yang menopang berbagai program pembangunan guna mewujudkan masyarakat Badung yang bahagia dan sejahtera.
Sementara itu, Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana, melaporkan bahwa rampungnya pemugaran dan pembangunan Pura Dalem Kahyangan serta Pura Penataran perlu disertai pelaksanaan Karya Mecaru, Melaspas, dan Mendem Pedagingan sebagai proses penyucian dan pembersihan secara sekala terhadap stana Ida Betara.
Ia menjelaskan, pembangunan kedua pura tersebut didukung Dana Hibah Fisik APBD Induk Tahun 2025 sebesar Rp14 miliar. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Badung juga memberikan bantuan untuk Pura Desa Desa Adat Kuta sebesar Rp9,5 miliar serta Pura Puseh sebesar Rp15 miliar.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung atas perhatian dan dukungan kepada krama Desa Adat Kuta yang senantiasa hadir dalam setiap pembangunan di Kuta. Ke depan, kami berharap dukungan dan fasilitasi pemerintah dapat terus berlanjut,” ujarnya. (bdg01)






