FAKTA – Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Indonesia warga Bangkalan khususnya sekitar Martajasah berbondong bondong menghadiri acara festival lomba perahu hias yang disponsori oleh resto long gledhek dan resto bebek sinjay, kali pertama nya lomba hias perahu ini diadakan dan akan menjadi agenda yang berkelanjutan , Lomba ini berlangsung meriah, terlihat dari animo masyarakat yang memadati sekitar lokasi lomba.
Lomba Perahu Hias tersebut dibuka oleh Kabag perekonomian pemkab Bangkalan Zainal alim dan dihadiri juga ibu muslihah owner bebek sinjay selaku sponsor utama. Lomba ini dilaksanakan di Kawasan pantai pesisir long gledhek martajasah kelurahan mlajah Bangkalan Madura ,minggu pagi, 18 Agustus 2024.
“Dengan memohon Ridho Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, maka Lomba Perahu Hias pada Festival Budaya ini saya nyatakan dimulai,” ucap Zainal alim saat membacakan sambutannya.
Begitu dibuka oleh Zainal alim, festival perahu hias tersebut tamu undangan dan masyarakat kemudian menikmati parade kapal-kapal hias peserta lomba, yang tampak indah dengan berbagai hiasan ornamen khas adat Madura ada pula yang lengkap dengan nyanyian dan aol daol dan tarian diatas perahu hias semua pesertanya berpakaian adat Madura . Adapun Lomba Perahu Hias ini sendiri diikuti oleh beberapa 25 perahu nelayan.
Juara harapan 3 perahu dengan nomor peserta 14 mendapatkan skor nilai 235
Juara harapan 2 perahu dengan nomor peserta 12 mendapatkan skor 238
Juara harapan 1 dengan no perahu 17 mendapatkan skor 240
Juara 3 dengan nomor perahu 25 mendapatkan skor 257
Juara 2 dengan nomor perahu 24 mendapatkan skor 269
Juara 1 dengan nomor peserta 09 mendapatkan skor 270.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa Madura merupakan pulau yang dikelilingi laut khusus nya kabupaten Bangkalan sendiri , di mana sebagian masyarakatnya Tengah hidup dan tinggal di tepian sungai, sehingga keberadaan perahu sangat erat dan dibutuhkan dalam aktivitas keseharian.
Oleh karena itu, selain sebagai sarana hiburan bagi masyarakat, panitia pelaksana juga berharap Lomba Perahu Hias ini dapat semakin memberikan semangat kepada masyarakat khususnya di pesisir untuk merawat dan memperindah perahunya, sehingga dapat menarik kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Zainal alim Kabag perekonomian pemkab Bangkalan menuturkan,” Lomba perahu hias ini merupakan icon yang harus dipertahankan dan kita lestarikan sebagai nilai budaya, bahwa nelayan turut serta memberikan arti dari nilai nilai kepahlawanan, Destinasi wisata yang ada dikabupaten Bangkalan yang harus dilestarikan tiap tahunnya.”
“Momentum ini juga untuk memotivasi masyarakat yang tinggal di tepian sungai atau pesisir pantai, untuk senantiasa merawat dan memperindah perahu, sehingga akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan, membranding tradisi lokal dalam kemasan festival, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat,” harap Zainal alim. (Ria M)






