FAKTA – Dampak dari seringnya terjadi penemuan bayi yang sengaja dibuang bagi orang tua yang tidak bertanggung jawab menurut keterangan dari Kahumas Pulau Ambon dan p.p. Lease yang dikorek dari wartawan majalah Fakta dari Kahumas di ruang kerjanya bahwa karena tidak adanya saksi yang ditemukan sehingga sangat sulit diungkap bagi penegak hukum di ruang kerjanya pada bulan Februari 2024.
Namun wartawan majalah Fakta menelusuri kasus ini tidak pernah ada yang terungkap dari pelaku karena tidak pernah ada yang diproses secara hukum. Sangat disayangkan oleh masyarakat Maluku khususnya bagi anak-anak mahasiswa yang kurang kontrol dari orangtuanya sehingga sangat rawan. Dan, beberapa selang lagi ditemukan kembali orok bayi di Pantai Galela dekat rumah sakit Waimena Ambon pada tanggal 30 Juni namun sampai saat ini belum ada titik terang untuk dapat diproses secara hukum karena pihak yang berwajib yang telah menangani kasus kasus serupa ini belum ditemukan pelakunya. Namun pihak kepolisian telah kerja keras untuk penemuan bayi yang dibuang yang tidak berdosa ini.
Oh, mama, oh, papa dimanakah engkau apa salahku dan apa dosaku sehingga aku dibuang begitu saja dimanakah hati nurani kalian sehingga aku dibuang seandainya orang tidak menemukan aku, aku sudah disantap binatang buas tetapi Tuhan berkehendak lain ada anak SD yang menemukan aku di pinggir pantai tetapi Tuhan tidak adil, dimana mama dimana papa, sampai saat ini aku masih mengambang di pihak polisi hingga saat ini kapankah mama dan papa bisa mempertanggungjawabkan aku atau perbuatannya sendiri. (Nur Hayati)






