FAKTA – Persembahan emas kemenyaan dan mur adalah wujud nyata ungkapan syukur yang dinyatakan melalui ketiga orang Majus. Untuk itu mari kita lakukakn bentuk persembahan kita dalam pekerjaan dan bentuk pelayanan kepada masyarakat di atas tanah ini, kata Direktur utama PT Irian Bhakti Papua disaat menyampaikan pesan dan kesan Natal, Rabu (7/12/2022) di ruang ibadah kantor PT Irian Bhakti Papua.
Turut memberikan kesan dan pesan Natal Kasat Binmas Polresta Kota Jayapura AKP Piter Kendek mewakili Kapolresta Kota Jayapura dan Kapaldam VII Cendrawasi dalam pesan natal berharap, PT Irian Bhakti dapat memberikan pelayanan bagi sesama karena Sang Penebus dosa datang untuk memberikan sukacita dan damai sejahtra, sesuai tema dalam Ibadah Natal Oikumene tahun ini.
Maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain dengan sorotan sub tema melalui Natal Oikumene PT Irian Bhakti Papua mewujudkan Sukacita, Damai Sejahtra bagi sesama. Dalam ibadah ini refleksi firman Tuhan disampaikan Pdt Renhard Ohe.
Ia pun berharap Natal Oikumene pertama setelah perubahan status PD menjadi PT, maka persembahan yang diberikan oleh ketiga orang Majus di kebetlehem dapat di aplikasikan dalam bentuk Peribadatan penyembahan Kepada Tuhan dan di buktikan dalam tugas dan tanggungjawab melalui pekerjaan.
Ketika mereka pulang melalui Jalan lain karena ada kuasa Tuhan yang membawa ketiga oang majus itu sehingga mereka selamat dari pengejaran Herodes sehingga setiap kita merayakan Natal merupakan wujud kasih Allah.
Dalam pesan Natal Direktur Utama Yairus Balingga menyampaikan apresiasi Kepada kapandam dan Kapolres serta mitra kerja yang telah hadir dalam acara natal ini. Iapun menambahkan, perusahaan ini ada di tahun 1962.
“Ketika kami pimpin perusahaan ini, dengan segala macam tantangan baik dari dalam maupun dari luar sehingga kami sepakat untuk melakukan doa dan penyembahan akhirnya Tuhan menjawab doa doa kami”.
“Kami telah membawa perubahan bagi perusahan pesannya natal oikumene ini dapat memotivasi kita untuk bekera dengan hati karena setiap janji Tuhan yang kita dengar pasti di genapi iapun berharap walaupun Krisis moniter akan terjadi di tahun 2023 bukan menjadi hambatan dalam tanggungjawab kita untuk melayani,”tutupnya. (jon)






