FAKTA – Sedimentasi atau bak pengendapan pengolahan air milik PDAM Tirta Raja, sejumlah pekerja berendam dalam lumpur. Dampak pembersihan ini, distribusi air bersih pelanggan terganggu.
PDAM Tirta Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), melakukan pengurasan lumpur pada kolam sedimentasi atau pengendapan pengolahan air. Pengurasan ini dilakukan karena banyak-nya lumpur yang mengendap, kedalaman lumpur mencapai sekitar dua meter.
Direktur PDAM Tita Raja Kab.OKU H.Abi Kusno,S.E, melalui Humas PDAM Tirta Raja, Fanco saat dikonfirmasi menjelaskan, endapan lumpur ini menyebabkan distribusi air ke pelanggan PDAM menjadi keruh.
“Lanjut dia, pengurasan dilakukan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kualitas produksi air bersih. Dampak pengurasan lumpur ini, menyebabkan distribusi air dari PDAM ke pelanggan tidak mengalir maksimal, estimasi pengerjaan diperkirakan selama tiga hari, ada 16 wilayah tersebar di Kecamatan Baturaja Barat dan Timur akan terdampak,”jelasnya.
“Ditambahkan Fanco, diharapkan kepada pelanggan untuk memaklumi hal ini.
Agar proses berjalan cepat, pihak PDAM Tirta Raja menurunkan belasan orang petugas untuk menguras endapan lumpur,”tandasnya. (min/R01)






