FAKTA – Permasalahan fasilitas jalan erat hubungannya dengan kebutuhan masyarakat dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari. Kondisi jalan yang baik sangat membantu dalam peningkatan ekonomi kerakyatan. Khususnya di desa, masyakarat petani maupun pedagang akan merasa terbantu ketika fasilitas jalan baik sehingga transportasi lancar.
Hal tersebut menjadi pemikiran Edi Kurnianto, S.T., Plt.Kepala UPTD Wilayah I DPUPR Kabupaten Tegal. Pihaknya akan terus berusaha untuk melakukan perbaikan jalan di wilayah kerjanya yang meliputi Kecamatan Kramat, Kecamatan Suradadi dan Kecamatan Warureja.
“Untuk kegiatan dalam tahun 2025 tidak tanggung-tanggung kegiatan proyek pemliharaan dan peningkatan jalan dan sarana pendukungnya ada sekitar 50 paket. Sesuai progres kegiatan sudah dilakukan pemeliharaan di enam ruas jalan dilaksanakan sebelum lebaran kemarin. Saat ini segera dilaksanakan kegiatan reguler perbaikan jalan di 9 ruas,” jelas Edi
Lanjutnya, jalan-jalan utama yang padat transportasi seperti Munjung Agung -Kemantran dan Kemantran – Mejasem sudah cukup baik dengan dilakukan kegiatan pemeliharaan jalan.
Namun ada permasalahan kondisi jalan di wilayah Kecamatan Suradadi dan Kecamatan Warureja. Persoalannya secara geologis kondisi tanah di dua Kecamatan tersebut ada beberapa ruas jalan tanahnya labil. Sehingga ketika ruas jalan tersebut dibuat atau diperbaiki akan amblas.
“Solusinya memakai rabat beton. Sedangkan anggaran untuk memenuhi kebutuhan di semua ruas jalan yang labil belum memenuhi. Maka dilakukan secara bertahap,” tutur Edi lagi.
“Tahapan yang sekarang mau dilaksanakan proyek rabat beton atau betonisasi mulai dari Balamoa-Bader senilai Rp4 miliiar. Bader-Kedung Jati senilai Rp2,4 miliar dan Suradadi – Bader Rp4 miliar. Juga ada kegiatan pemeliharaan-pemeliharaan jalan lainnya di wilayah dua Kecamatan tersebut yang kondisinya rusak parah,” jelas lagi Plt UPTD Wilayah I.
Seterusnya atas arahan Kepala Dinas DPUPR, UPTD Wilayah I siapa siaga melaksanaan program Bupati Tegal ” Salapor Sahalus ” Satu hari lapor satu hari halus. Artinya ketika ada laporan masyarakat adanya jalan berlobang pihak UPTD Wilayah I segera menindaklanjuti untuk melakukan perbaikan. Untuk UPTD yang dipimpinnya untuk program Salapor Sahalus aman-aman saja semua berjalan baik, pungkas Edi Kurniato. (sus)






