Semua  

Rasdian Setiadi Kawal Proyek BRT Bandung, Progres Fisik Tembus 11 Persen dan Relokasi Pedagang Disiapkan

(Foto: Dok Dishub Kota Bandung/majalahfakta.id)

FAKTA – Dinas Perhubungan Kota Bandung memastikan pembangunan proyek Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung terus berjalan sesuai target. Hingga saat ini, progres fisik. Pembangunan disebut telah mencapai 11 persen, mencakup pembangunan depo di Terminal Leuwipanjang serta persiapan pembangunan halte di sejumlah titik jalur operasional.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menegaskan bahwa pembangunan BRT merupakan salah satu program strategis untuk meningkatkan kualitas transportasi publik di Kota Bandung. Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, proyek tersebut saat ini berjalan sesuai linimasa yang telah ditetapkan.

Menurut Rasdian, pembangunan fisik bukan satu-satunya perhatian pemerintah. Pihaknya juga menaruh fokus pada mitigasi dampak sosial yang ditimbulkan dari proyek tersebut, khususnya bagi para pedagang kaki lima (PKL) dan penyewa kios yang selama ini menggantungkan aktivitas ekonomi dari arus penumpang terminal.

“Pembangunan ini tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagaimana masyarakat yang terdampak tetap mendapatkan solusi yang layak. Kami berupaya agar pembangunan berjalan tanpa menimbulkan persoalan sosial baru,” ujar Rasdian.

Sebagai langkah antisipasi, Dishub Kota Bandung menyiapkan skema relokasi bagi para pedagang yang terdampak proyek. Salah satu opsi yang disiapkan adalah pemindahan ke 11 terminal tipe C yang tersebar di berbagai wilayah di Kota Bandung.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen Rasdian dalam mengawal pembangunan transportasi modern yang tetap memperhatikan kepentingan masyarakat kecil. Selain mendorong percepatan infrastruktur, pendekatan humanis juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan proyek BRT.

Pembangunan BRT di Kota Bandung diharapkan mampu menjadi solusi transportasi massal yang nyaman, aman, dan terintegrasi, sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan perkotaan. Dengan progres yang terus berjalan dan penanganan dampak sosial yang dipersiapkan sejak awal, kinerja Rasdian Setiadi mendapat sorotan positif sebagai upaya menghadirkan transportasi publik yang lebih tertata bagi warga Bandung. (Elvnyos)