FAKTA – Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi meluncurkan gerakan ‘Mas Bocil’ (Masyarakat Bondowoso Cinta Literasi). Gerakan ini ditetapkan sebagai penggerak utama budaya membaca yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, tenaga pendidik, hingga masyarakat umum.
Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, melainkan fondasi utama membentuk generasi yang cerdas, kritis, kreatif, dan berkarakter kuat. Di tengah derasnya arus informasi dan kemajuan teknologi saat ini, masyarakat dituntut cakap menyaring informasi secara bijak serta memiliki semangat belajar sepanjang hayat.
“Budaya membaca adalah investasi jangka panjang untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan tetap berpijak pada nilai moral. Oleh sebab itu, literasi harus menjadi gerakan bersama, bukan beban tanggung jawab pemerintah atau sekolah semata,” ujar Bupati saat membuka rangkaian Festival dan Pameran Literasi di lingkungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bondowoso, Senin (27/7/2026).
Komitmen Pemkab Bondowoso dalam memperkuat ekosistem literasi diwujudkan lewat berbagai kegiatan serentak, meliputi Pameran Literasi, Festival Literasi, hingga sesi ngobrol santai bertajuk “Ngobrol Literasi Bersama Bupati dan Bunda Literasi Daerah Tahun 2026”.
Rangkaian acara ini menjadi wadah kolaborasi terbuka antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas literasi, dan masyarakat luas.
Bupati mengajak seluruh elemen pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, guru, orang tua, komunitas, dunia usaha, hingga tokoh masyarakat untuk bersinergi menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya baca.
“Rumah, sekolah, perpustakaan, hingga ruang publik harus kita jadikan tempat yang nyaman untuk membaca dan belajar. Melalui kebersamaan ini, kita yakin mampu melahirkan generasi Bondowoso yang cerdas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.
Kepada para pelajar dan generasi muda, Bupati berpesan agar memanfaatkan rangkaian Festival Literasi yang berlangsung meriah mulai tanggal 27 hingga 31 Juli 2026 ini untuk memperluas wawasan, mengasah kreativitas, sekaligus menumbuhkan kecintaan mendalam terhadap dunia literasi. (Ubay)






