Gabungan LSM Sulbar dan Gerakan Vendetta Gelar Aksi Solidaritas “Pray For Flores NTT”‎

Posko aksi solidaritas “Pray For Flores NTT” di Taman Karema, Mamuju Sulawesi Barat. (foto: Ammank-007/majalahfakta.id)

FAKTA — Gabungan LSM Sulbar (GLS) bersama Gerakan Vendetta menggelar aksi solidaritas kemanusiaan “Pray For Flores NTT” sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terdampak gempa bumi pada 15 Agustus 2026.

‎Berdasarkan informasi yang beredar, bencana tersebut mengakibatkan 71 orang meninggal dunia, ratusan orang mengalami luka-luka, serta 59.647 warga terpaksa mengungsi akibat kerusakan parah yang terjadi di sejumlah wilayah.

‎Dampak paling parah dilaporkan tersebar di beberapa kabupaten, di antaranya Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Sikka, Ende, Manggarai Barat, dan Ngada.

‎Melihat kondisi tersebut, GLS bersama Gerakan Vendetta menilai diperlukan langkah nyata untuk membantu meringankan beban para korban. Aksi solidaritas ini diwujudkan melalui penggalangan dana kemanusiaan secara langsung di lapangan maupun melalui donasi transfer, ” ujar Andika Putra selaku Ketua GLS, Jumat (21/8/2026)

‎Lanjut, Posko aksi solidaritas “Pray For Flores NTT” dipusatkan di Taman Karema, Mamuju. GLS dan Gerakan Vendetta mengajak seluruh elemen masyarakat Sulawesi Barat, khususnya masyarakat Mamuju, untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah.

‎Open Donasi “Pray For Flores NTT”

‎Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui:

‎Bank Syariah Indonesia (BSI)
‎No. Rekening: 7340836997
‎Atas Nama: MUH. HASAN

‎Bagi masyarakat yang melakukan transfer, diharapkan melampirkan bukti donasi kepada admin: 082191843006 sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban penggalangan dana.

‎“Kami berharap masyarakat Sulawesi Barat, khususnya Mamuju, dapat menyambut baik aksi kemanusiaan ini. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, tentu sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Flores NTT yang sedang menghadapi masa sulit,” demikian seruan GLS dan Gerakan Vendetta.

‎Aksi ini diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat Sulawesi Barat terhadap sesama, sekaligus menunjukkan bahwa dalam menghadapi bencana kemanusiaan, solidaritas dan gotong royong tidak mengenal batas daerah, ” harapnya. (Ammank-007)