FAKTA – Dugaan penyimpangan anggaran di Dinas PUPR Kabupaten Mamasa Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2025 memicu desakan dari Front Mahasiswa Pemerhati Keadilan (FM-PK) Mamasa terkait adanya indikasi kerugian negara mencapai miliaran.
Dalam dugaan penyimpangan tersebut ada 3 poin utama temuan yang di sorot keras oleh Front Mahasiswa Pemerhati Keadilan (FM-PK) Kabupaten Mamasa yaitu :
1. Dana BTT miliaran rupiah yang diduga tidak sesuai peruntukannya.
2. Paket longsor ratusan juta di Orobua dan Tawalian diduga tidak sesuai kondisi lapangan.
3. Paket Jalan, Irigasi, Jaringan diduga tidak sesuai spek dengan potensi rugi ratusan juta.
Nilai anggaran yang mencapai milliaran rupiah ini adalah uang rakyat Mamasa. Uang itu seharusnya untuk infrastruktur dan kesejahteraan rakyat Mamasa.
Oleh karena itu, kami meminta Kejari Mamasa untuk bekerja secara profesional, tuntas, dan transparan dan kami menduga ada pihak lain “pejabat besar ” yang terlibat dalam kasus ini, ” ungkap aktivis Rizal Kahfi pada media Fakta, Selasa (30/6/2026).
Ia juga katakan, “Kami percaya hukum dan harus menyentuh semua pihak tanpa terkecuali. Proses hukum harus dipercepat agar tidak ada ruang bagi spekulasi.”
Untuk mendorong percepatan proses hukum, FM-PK Mamasa akan melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati dan Kejari Mamasa.
Berikut tuntutan FM-PK Mamasa :
1. Periksa dan klarifikasi Kadis PUPR beserta PPK terkait.
2. Audit investigatif seluruh paket PUPR TA 2025 secara terbuka.
3. Usut tuntas hingga ke struktur keterlibatan yang lebih luas. Hukum harus tanpa pandang bulu.
4. Percepat proses. Keterlambatan hanya menimbulkan ketidakpastian publik.
Lanjut kata Rizal Kahfi sorotan dan temuan terkait pengelolaan anggaran di wilayah Kabupaten Mamasa terus menjadi perhatian dan beberapa insiden penyelewengan dana sebelumnya juga telah diusut oleh aparat penegak hukum setempat, ” tutupnya.
Terkait sorotan tersebut, awak media masih terus berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada Kepala Dinas (Kadis) PUPR Mamasa untuk meminta tanggapan resmi mengenai temuan dan tudingan dari pihak FM-PK tersebut. (Ammank-007)
FM-PK Mamasa Soroti Dugaan Penyimpangan Anggaran Dinas PUPR TA 2025, Potensi Kerugian Negara Miliaran Rupiah






