FAKTA – Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, secara resmi menyerahkan sebanyak 41 unit kendaraan operasional untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Penyerahan simbolis ini berlangsung di Pendopo Bupati Raden Bagus Asra, Kabupaten Bondowoso, pada Kamis (23/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan turut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati, Kasdim 0822, Kapolres, Danramil, 17 Camat, 41 Kepala Desa, serta perwakilan Babinsa dan seluruh pengurus koperasi. Kehadiran lintas sektoral ini menandakan sinergi yang kuat dalam mendukung program strategis penguatan ekonomi desa.
Dalam sambutannya, Kasdim 0822 Teguh menyampaikan laporan progres pembangunan KDKMP di wilayah Bondowoso. Hingga saat ini, dari target tahap pertama sebanyak 131 titik, pembangunan telah mencapai 108 titik, di mana 65 titik di antaranya telah dinyatakan selesai dan siap beroperasi.
“Kami berharap Koperasi Merah Putih ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi wadah fungsional yang memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan dan mengelola sumber daya desa. Nantinya diharapkan bisa menyediakan berbagai kebutuhan mulai dari sembako, layanan kesehatan, hingga fasilitas umum lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kasdim berpesan agar kendaraan operasional yang diserahkan dapat dijaga dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung mobilitas kerja pengurus, sehingga roda ekonomi di desa dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Bupati Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa KDKMP memiliki peran yang sangat strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah. Koperasi ini diharapkan bukan hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi biasa, tetapi menjadi motor penggerak utama kemandirian masyarakat.
“Penyerahan kendaraan ini bukan sekadar bantuan fisik, tapi merupakan wujud nyata dukungan pemerintah dalam meningkatkan efektivitas pelayanan. Dengan adanya sarana transportasi ini, mobilitas pengurus koperasi diharapkan semakin optimal dan jangkauan pelayanan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas,” tegas Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan potensi desa dan kearifan lokal. KDKMP harus mampu menjadi wadah yang profesional dalam mengelola keunggulan daerah, baik dari sektor pertanian, UMKM, kerajinan tangan, hingga potensi wisata, agar memiliki nilai tambah ekonomi (added value) dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Saya berharap seluruh pengurus dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan selalu berorientasi pada kesejahteraan masyarakat serta anggota. Mari kita jadikan koperasi sebagai pilihan ekonomi yang mandiri, modern, dan berbudaya,” pungkas Bupati Abdul Hamid Wahid. (Gafur)






