FAKTA – Rumah produksi Sumargo Films bersama LYTO Pictures resmi meluncurkan trailer dan poster film Baby Udon dalam konferensi pers yang digelar di Senayan City XXI, Jakarta, Senin (3/8/2026). Disutradarai oleh Fajar Bustomi, film ini mengangkat kisah nyata perjuangan Fanny Kondoh dan mendiang suaminya, Hajime Kondoh, yang sempat menyita perhatian publik melalui media sosial.
Trailer perdana menampilkan perjalanan penuh haru pasangan tersebut dalam mewujudkan impian memiliki anak melalui program bayi tabung (IVF). Di tengah perjuangan itu, mereka juga harus menghadapi cobaan berat ketika Hajime didiagnosis mengidap kanker hingga akhirnya meninggal dunia. Kisah kemudian berlanjut dengan perjuangan Fanny membesarkan putra mereka, Kazuki atau yang akrab dikenal sebagai Baby Udon.
Tokoh Fanny diperankan Caitlin Halderman, sementara karakter Hajime dimainkan Denny Sumargo yang juga bertindak sebagai produser film. Film ini turut dibintangi Ayya Renita, Hiroaki Kato, Miyu Okazaki, Naufal Samudra, Putri Ayudya, Royhan Hidayat, dan Vonny Anggraini, dengan naskah yang ditulis oleh Oka Aurora.
Hadir dalam peluncuran trailer bersama putranya, Fanny Kondoh mengaku kembali larut dalam kenangan saat menyaksikan kisah hidupnya divisualisasikan ke layar lebar.
“Awalnya aku kira aku bisa kuat ketika datang ke lokasi syuting, tapi setelah melihat Caitlin dan Densu memerankan ceritaku dan suamiku, aku tidak bisa tahan tangis. Aku melihat sosok suamiku di Densu,” ujar Fanny.
Denny Sumargo mengungkapkan ketertarikannya terlibat dalam proyek ini karena percaya kisah pasangan tersebut memiliki makna yang mendalam dan layak dibagikan kepada masyarakat luas.
“Dari awal saya mendengar kisah Fanny, saya tahu kisah ini penting untuk diketahui banyak orang. Saya merasa sangat terhormat bisa memerankan sosok Hajime yang saya kagumi,” kata Denny.
Sementara itu, Oka Aurora menilai Baby Udon menghadirkan kisah cinta yang berbeda dari film romantis pada umumnya. Menurutnya, perjalanan hidup Fanny bukan sekadar cerita cinta, tetapi juga tentang harapan, kehilangan, dan keteguhan seorang ibu dalam menjalani kehidupan.
“Ketika diberi kesempatan menulis kisah Fanny, saya merasa senang. Ini kisah romantis yang berbeda. It is a Cinderella story, but it’s just not a Cinderella story,” ujar Oka Aurora.
Melalui kisah yang diangkat dari peristiwa nyata, Baby Udon diharapkan tidak hanya menyentuh emosi penonton, tetapi juga menjadi pengingat tentang arti cinta, pengorbanan, dan kekuatan untuk bangkit menghadapi kehilangan. (Dina)






