Puskesmas Merapi 2 Berikan Layanan Kesehatan Terbaik dan Sosialisasikan Stunting

Kepala Puskesmas Merapi 2 NS. Eka Agustina, S.Kep. (Foto : Bambang MD)

Lahat, majalahfakta.id – Kepala Puskesmas Merapi 2 NS, Eka Agustina ,S.Kep menegaskan, “Kami bekerja untuk memberikan pelayanan masyarakat baik yang berobat, maupun cek kesehatan adalah bagi kami mereka tetap kami melayani dengan baik, termasuk Sosialisasi di posyandu di Kecamatan Merapi Barat, seperti baru baru ini kami memberikan penyuluhan seperti masalah stunting di setiap desa terus kami melakukan perbaikan gizi bagi balita.”

Seperti diungkapkan, Eka, Kapus Merapi 2 kepada wartawan, Rabu (30/9/2026), penurunan angka stunting di Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, menunjukkan progres positif dengan banyak desa yang kini mencapai status zero stunting (bebas stunting). Perkembangan Penurunan Stunting, Status Desa: Sejumlah desa di Kecamatan Merapi Barat dilaporkan sudah banyak yang mencapai angka 0 kasus stunting. Contoh Kasus Terdahulu: Sebelumnya, Desa Sukamarga di Kecamatan Merapi Barat sempat tercatat memiliki angka stunting tertinggi (sekitar 136 balita) yang diduga dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan debu batubara.

“Target wilayah pemerintah kecamatan bersama Tim Penggerak PKK terus mendorong agar seluruh desa di Merapi Barat menyusul untuk bebas dari stunting. Upaya Percepatan Penurunan,” ujar Eka.

Perlunya Optimalisasi Posyandu: Mengaktifkan kembali posyandu balita dan posyandu remaja untuk memberikan edukasi gizi sejak dini bagi calon ibu dan remaja putri.

Eka dengan secara tegas peranan adanya Kolaborasi lintas Slsektor melibatkan TNI/Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) dalam penyuluhan kesehatan di tengah masyarakat khususnya kecamatan Merapi Barat dan tak lupa dukungan ari Pemerintah Kabupaten Lahat kepemimpinan Bupati Lahat Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Widia Ningsih ‘ Menata Kota Membangun Desa dalam artian stunting di kecamatan Merapi Barat saat ini zero dan secara keseluruhan terus mencatatkan penurunan prevalensi stunting berkat koordinasi lintas sektor dan evaluasi kinerja yang rutin melalui rembuk stunting.

Eka mengaku yang sudah bebas dari stunting yaitu Desa Negeri Agung. Desa Lebak budi Desa Gunung Agung. Desa Muara temiang Desa Lubuk kepayang dan Desa Tanjung telang dari posyandu yang ada di 17 desa di kecamatan Merapi Barat masalah stunting kami terus memberikan pelayanan gizi bagi balita, ibu hamil, orang tua akan memberikan dampak positif guna penurunan stunting di kecamatan Merapi Barat tidak lepas peranan ibu PKK dan Camat Merapi Barat dan insyaallah di tahun 2027 di 17 Desa Kecamatan Merapi Barat bebas dari stunting. (Bambang.MD)