Daerah  

Lidikkrimsus RI Minta Selidiki Pengadaan Smart TV atau Smart Board di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat

Ketua DPN Lidikkrimsus RI Ossie Gumanti (foto: Ist/majalah fakta.id)

FAKTA – Ketua DPN Lidikkrimsus RI Ossie Gumanti meminta kepada pihak APH untuk melakukan penyelidikan pengadaan Smart e/Smart Board di Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat,

Pengadaan ini terbukti KPK sudah menetapkan tersangka Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim, setelah cukup 2 alat bukti diduga Abi menerima pelicin dari pihak ketiga uang tunai Rp 500 juta, ungkap ” Ossie Gumanti kepada FAKTA Minggu (14/6/2026)

Rentetan ini menambah panjang jelas jelas ini menyasar yang lain, seluruh Dinas Pendidikan yang ada di Indonesia, program ini dari Presiden Prabowo dengan total presiden Prabowo menganggarkan pengadaan untuk sekolah Smart TV Smart Board di Indonesia berapa nilai nya per dinas pendidikan di Indonesia Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 7,9 triliun untuk pengadaan 330.000 unit Smart TV atau Interactive Flat Panel (IFP) di sekolah seluruh Indonesia.

Pemerintah tidak menetapkan alokasi anggaran khusus per dinas pendidikan, karena pengadaan ini dikelola terpusat oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan langsung disalurkan ke sekolah penerima.Detail Pengadaan Smart TV / Smartboard Nasional:Nilai per unit: Rp 26 juta (sudah termasuk ongkos kirim, asuransi, dan garansi).Spesifikasi: Layar berukuran 75 inci, sistem operasi Android 13, kapasitas memori 16 GB, dan terintegrasi dengan Platform Merdeka Mengajar.Distribusi: Dialokasikan langsung ke berbagai jenjang sekolah (SD, SMP, SMA, SMK, dan PAUD) di berbagai daerah untuk mengejar ketertinggalan mutu pendidikan di wilayah terpencil.

Ossie Gumanti ini jelas rawan korupsi kenapa salah satu contoh Kasus Muara Enim digeledah KPK dikantor Dinas Pendidikan Muara Enim dan penyidik menetapkan Tersangka Abi Sekretaris Dinas Kabupaten Muara Enim dia sebagai peran yang meminta fee kepada pihak swasta sebesar Rp 500 juta, sebagai pelicin memuluskan agar pihak swasta selalu kontraktor mendapatkan proyek Pengadaan Smart TV Smart Board yang saat ini ditangani KPK dan sudah menetapkan 4 Tersangka, Bupati, adik iparnya, pihak swasta dan salah satu ASN di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim ujar ” Ossie

Kami mendesak pihak APH dapat menelusuri Pengadaan Smart TV Smart Board di Kabupaten Lahat yang nilainya cukup fantastis setiap sekolah mendapatkan bantuan 1 unit smart TV/ Smart Board harganya Rp 26 juta per unit dikalikan berapa sekolah SD/SMP di kabupaten Lahat?

Terpisah kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat melalui Kabid SMP saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat washhap sabtu ” Dindo nak nanyo kabupaten Lahat dapet dak pengadaan smart TV Dinas Pendidikan Lahat dari bantuan Prabowo lagi heboh Muara Enim digeledah KPK dijawab Seluruh indonesia dapat setiap sekolah 1 (unit). (Bambang MD)