Daerah  

Rachmat Pambudi: Kerja Sama Indonesia–Airbus Jadi Momentum Sejarah Penguatan Inovasi Dirgantara

Penandatanganan Joint Declaration of Intent (JDI) antara Kementerian PPN/ Bappenas dengan Airbus di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (6/5/2026). (Foto : Dina/majalahfakta.id)

FAKTA – Kepala Kementerian PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy, menyebut penandatanganan Joint Declaration of Intent (JDI) antara Kementerian PPN/ Bappenas dengan Airbus di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (6/5/2026) sebagai momentum bersejarah dalam memperkuat kolaborasi industri dirgantara berbasis inovasi.

Dalam keterangannya, Rachmat mengungkapkan bahwa hubungan Indonesia dengan Airbus telah terjalin sejak puluhan tahun lalu dan terus berkembang hingga saat ini. Ia menilai kerja sama tersebut tidak hanya mencerminkan hubungan strategis, tetapi juga perjalanan panjang inovasi di sektor penerbangan.

“Hari ini bukan hanya momen bersejarah, tetapi juga bagian dari perjalanan panjang kerja sama yang telah dimulai sejak puluhan tahun lalu. Sekitar 50 tahun yang lalu, kita telah bekerja sama dalam pengembangan teknologi penerbangan,” ujar Rachmat.

Ia juga menyinggung salah satu tonggak inovasi penting dalam industri penerbangan global, yakni perubahan desain kokpit pesawat yang sebelumnya dioperasikan oleh tiga orang menjadi dua pilot.

“Dahulu, kokpit pesawat dioperasikan oleh tiga personel. Namun, melalui inovasi dan pengembangan teknologi, sistem tersebut berhasil disederhanakan menjadi dua pilot. Ini menunjukkan bagaimana inovasi mampu meningkatkan efisiensi tanpa mengurangi aspek keselamatan,” jelasnya.

Menurut Rachmat, semangat inovasi tersebut menjadi landasan penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat kolaborasi dengan mitra global, termasuk Airbus, dalam mengembangkan industri dirgantara nasional.

“Kami ingin melanjutkan kerja sama ini dengan fokus pada inovasi, alih teknologi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia agar Indonesia mampu menjadi bagian penting dalam rantai pasok industri dirgantara global,” tegasnya.

Pemerintah berharap kerja sama ini dapat membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi, peningkatan daya saing industri nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi yang berkelanjutan. (Dina)