Malam Ramadan Tetap Aman. 27 Personel Polsek Tiga Balata Siaga Penuh, Antisipasi Balap Liar hingga Jaga Keamanan Salat Tarawih

FAKTA – Malam Minggu di bulan Ramadan memang punya dinamika tersendiri. Di satu sisi, umat Muslim khusyuk menunaikan shalat tarawih, namun di sisi lain, potensi kerawanan seperti balap liar, geng motor, dan kejahatan jalanan tetap harus diwaspadai. Polsek Tiga Balata Polres Simalungun tidak tinggal diam. Minggu malam, 8 Maret 2026, mulai pukul 20.00 WIB, sebanyak 27 personel bersiaga penuh di halaman apel Polsek Tiga Balata, siap mengamankan wilayah hingga situasi benar-benar kondusif.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Minggu, 8 Maret 2026, sekira pukul 20.40 WIB, membenarkan pelaksanaan kegiatan standby, back-up antisipasi balap liar, geng motor, kontinjensi, pengamanan lalu lintas, serta perwujudan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Tiga Balata.

“Sebanyak 27 personel Polsek Tiga Balata disiagakan malam ini untuk memastikan wilayah hukum kami aman dan kondusif, khususnya selama bulan Ramadan. Patroli aktif dilakukan di jalur lintas Sumatera untuk mengantisipasi balap liar, kemacetan, dan kejahatan jalanan,” ujar AKP Verry Purba dengan tegas.

Sebelum personel berpencar ke lapangan, apel standby dipimpin langsung oleh Kapolsek Tiga Balata AKP Suit Purba, S.H., M.H., selaku Perwira Daerah Wilayah (Padal Wil). Dalam arahannya yang singkat namun penuh makna, AKP Suit Purba memulai dengan ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya sehingga seluruh personel dapat berkumpul dalam keadaan sehat dan siap bertugas.

“Personel yang standby agar terus monitoring segala perkembangan situasi di wilayah hukum kita. Tidak ada yang boleh lengah, karena situasi bisa berubah kapan saja,” ucap AKP Suit Purba dalam arahannya kepada seluruh personel yang berbaris rapi di halaman apel.

Ia secara khusus mengarahkan personel Lantas dan Samapta untuk melakukan patroli aktif di Jalan Lintas Sumatera guna mengantisipasi empat ancaman utama yang kerap terjadi di malam Minggu bulan Ramadan — kemacetan lalu lintas, rawan kecelakaan, aksi balap liar yang mengancam keselamatan, dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Tidak hanya urusan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah juga menjadi prioritas yang tidak kalah penting. Personel yang standby diperintahkan untuk secara aktif mengamankan masjid-masjid di sepanjang jalan lintas yang sedang menggelar shalat tarawih — memastikan umat Muslim dapat beribadah dengan tenang, nyaman, dan tanpa gangguan.

“Personel yang standby laksanakan pengamanan tempat ibadah, khususnya masjid yang sedang menggelar shalat tarawih di seputaran jalan lintas. Masyarakat harus bisa beribadah dengan tenang,” tegas AKP Suit Purba dalam arahannya.

Kapolsek juga menekankan kesiapsiagaan penuh seluruh personel untuk sewaktu-waktu bergeser jika situasi di lapangan membutuhkan penguatan.

“Personel yang standby harus selalu on call dan siaga. Manakala dibutuhkan untuk pergeseran, kita harus sudah siap. Jangan sampai ada jeda yang memberi celah bagi gangguan keamanan,” ungkap AKP Suit Purba.

Di tengah semangat bertugas yang membara, AKP Suit Purba juga mengingatkan satu hal yang tidak boleh dilupakan oleh setiap personel di lapangan — tetap humanis, jaga kesehatan, dan utamakan keselamatan diri dalam setiap pelaksanaan tugas.

AKP Verry Purba menambahkan bahwa kegiatan standby seperti ini merupakan bagian dari komitmen nyata Polres Simalungun dalam menghadirkan rasa aman bagi seluruh masyarakat, terutama di bulan Ramadan yang penuh kemuliaan ini.

“Kami ingin masyarakat Simalungun dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan khusyuk. Polisi hadir, berjaga, dan siap melindungi. Itulah janji kami kepada masyarakat,” ucap AKP Verry Purba menutup keterangannya. (S Hadi Purba Tambak)