Semua  

36 Adegan Reka Ulang

POLRESTABES Kota Makassar menggelar rekonstruksi pembakaran satu keluarga di Jl Tinumbu di mapolrestabes karena soal keamanan. Rekonstruksi kasus pembakaran yang terjadi di Jl Tinumbu, Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, pada 6 Agustus 2018, digelar di Jl Serui, belakang Polrestabes Makassar pada Selasa (4/9/2018), semata-mata karena faktor keamanan. Demikian ungkap Pj Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika.

Faktor keamanan itu adalah keamanan terhadap tersangka maupun anggota polrestabes dan pihak kejaksaan. “Ditambah lagi ada laporan intelijen di lapangan yang tidak memungkinkan ini bisa digelar di lokasi. Jadi kita menggelar ini di polrestabes,” jelas Diari.

Saat penyidik menghadirkan dua tersangka, beberapa kali diteriaki oleh pihak keluarga korban. Dua tersangka yang menjadi eksekutor pembakaran satu keluarga di Jl Tinumbu, Kota Makassar, itu adalah Ilham alias Ilo (23) dan Ramma alias Ammang (22). Dalam rekonstruksi ini ada 36 adegan yang diperankan 10 orang yaitu dua tersangka dan delapan saksi. Dari 36 adegan itu eksekutor Ilo yang paling aktif berkomunikasi dengan otak pembakaran, Akbar Daeng Ampuh (32), tokoh yang mengontrol aksi tersebut dari Lapas Makassar.

Kata Diari, sesuai perintah Dg Ampuh, dua eksekutor pembakaran rumah sempat bertemu korban Fahri alias Desta (25) untuk menagih utang Rp 29 juta. “Jadi hutang sebesar Rp 29 juta itu dari pengakuan tersangka dalam BAP tim penyidik adalah dari hasil penjualan sabu-sabu milik Daeng Ampuh,” ujar Diari. (F.546)