1.040 Santri dan Santriwati Diwisuda, BKPRMI HSU Cetak Generasi Qurani Penerus Bangsa

Santri dan santriwati yang mengikuti Wisuda ke-37 TKA/TPA SE Kabupaten HSU. (Foto : Humas Tabalong)

Hulu Sungai Utara, majalahfakta.id – Sebanyak 1.040 santri dan santriwati mengikuti Wisuda ke-37 TKA/TPA SE Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten HSU berlangsung khidmat di Gedung H. Abdul Wahid HK, Kamis (17/9/2026).
‎
‎Dalam kegiatan yang diisi dengan khataman Al-Qur’an ini Wakil Bupati HSU, Hero Setiawan, menyampaikan sambutan sekaligus pesan Bupati HSU H. Sahrujani. Dalam pesannya, Bupati menekankan dua hal utama: pentingnya penguatan pendidikan sejak usia dini, serta pembinaan karakter generasi muda melalui rumah ibadah dan lembaga pendidikan.
‎
‎”Jangan lupa besok berdoakan guru-guru, ustaz, dan ustazah kalian yang telah memberikan ilmu agama dalam kehidupan kalian,” pesan Bupati yang disampaikan Wakil Bupati.
‎
‎Ketua DPD BKPRMI HSU, Jumarto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten HSU yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan dan perkembangan baca tulisan Alquran bagi anak-anak di Kabupaten HSU.
‎
‎Kepada para santri Santriwati, ia berpesan kepada para lulusan agar senantiasa menjaga kebiasaan membaca Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman hidup.
‎
‎”Untuk para santri dan santriwati, setelah diwisuda ini teruslah membaca Al-Qur’an, jadikanlah Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kalian,” ucapnya.
‎
‎Sementara itu, Ketua BKPRMI Provinsi Kalimantan Selatan, H Fahrurazi mengapresiasi pengabdian para ustadz dan ustadzah serta menegaskan HSU konsisten melahirkan generasi Qurani berprestasi hingga tingkat nasional.
‎
‎”Kabupaten HSU selalu mencetak generasi Qurani, terbukti banyak santrinya berprestasi mewakili Kalimantan Selatan di tingkat nasional,” ungkapnya.
‎
‎Hadir dalam kegiatan ini Bupati HSU H. Sahrujani, Wakil Bupati Hero Setiawan, Ketua TP PKK HSU Hj. Murniati Sahrujani, Ketua BKPRMI Provinsi Kalsel, jajaran Forkopimda, para ustaz/ustazah, serta para orang tua santri. (eya)