SATPOL AIR POLDA PAPUA DAN POLSEK MUARA TAMI MENCARI WARGA TERSERET OMBAK DI LOKPON

Tim SAR saat mencari korban tenggelam di pantai lokpon.

Tim SAR saat mencari korban tenggelam di pantai lokpon.

Tim SAR saat mencari korban tenggelam di pantai lokpon.
Tim SAR saat mencari korban tenggelam di pantai lokpon.
SABTU (1/4), sekitar pukul 11.00 Wit, bertempat di Pantai Lokpon Kampung Moso, Distrik Muara Tami, seorang warga saat ingin memancing tenggelam. Kronologis kejadiannya, pada pukul 06.00 Wit korban bernama Hardi bersama saksi Lasuru dan Ladere, warga Skow Mabo, Distrik Muara Tami, tiba di Pantai Lokpon untuk memancing. Karena ombak yang terlalu besar mereka menunggu sampai ombak mereda. Lama menunggu akhirnya korban berjalan menuju ujung karang untuk memasang alat pancing. Namun pada saat korban ingin membuang alat pancingnya, korban dihantam oleh ombak sehingga tubuh korban jatuh ke air. Sekitar sepuluh (10) meter dari tempat korban terjatuh tadi, korban sempat mengangkat tangan untuk meminta pertolongan. Karena tidak ada alat bantu dan ombak yang besar, saksi (teman korban) langsung menghubungi keluarga korban dan meminta tolong ke koramil. “Korban hingga saat ini belum ditemukan dan upaya pencarian korban sudah dilakukan dengan bantuan dari tiga orang personil Satgas Pamtas Yonif 122/TS dan anggota Polsek Muara Tami,” ujar kapolsek. Kapolsek juga mengungkapkan bahwa kendala dalam upaya pencarian korban tenggelam tersebut karena minimnya peralatan dan kondisi gelombang laut yang tinggi. “Untuk mencapai TKP, kita harus melalui tebing dengan ketinggian mencapai 100 meter”. Kasat Polair, AKP Simon Tiert, saat dihubungi di tempat terpisah menjelaskan bahwa anggotanya yang dipimpin oleh Ipda Yuli Sutrisno telah melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai dan perairan di mana korban terseret ombak. Pencarian korban menggunakan kapal jenis C-3. (Rilis)

ADVERTISE

1 min read278 kali dibaca