Halal Bihalal dan Harlah ke-66 PMII 2026, PB IKA PMII Serukan Gerakan yang Memberi Manfaat

Fathan Subchi, Ketua Umum PB IKA PMII, (Foto: Dina/majalahfakta.id)

FAKTA – Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) menggelar acara Halal Bihalal dan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 PMII 2026 di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, pengurus, serta alumni dari berbagai daerah.

Fathan Subchi, Ketua Umum PB IKA PMII dalam sambutannya menegaskan pentingnya gerakan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa semangat pergerakan tidak cukup hanya pada aktivitas organisasi, tetapi harus terukur manfaatnya.

“Salam pergerakan, bergerak berdampak. Jadi, bergerak ke mana, berdampak ke mana. Ini yang harus jadi ukuran,” ujarnya di hadapan para peserta.

Ia juga mengingatkan bahwa sebagai bagian dari tradisi santri, seluruh kader dan alumni PMII memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi sesama.
“Kita ini diajarkan khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Acara tersebut turut hadir Muhaimin Iskandar Ketua Majelis Pembina Nasional (Mabinas) PB PMII/ Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, , Nasaruddin Umar Menteri Agama, Nusron Wahid Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Idrus Marham Waketum DPP Partai Golkar, Nusron Wahid Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Idrus Marham Waketum DPP Partai Golkar, Endin Soefihara Wakil Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama serta pejabat publik, hingga pimpinan perguruan tinggi. Kehadiran mereka disebut sebagai bentuk dukungan terhadap konsolidasi alumni PMII di tingkat nasional.

Selain sebagai ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, kegiatan Halal Bihalal ini juga menjadi sarana konsolidasi organisasi. Para alumni memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat jaringan, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah strategis ke depan.

Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan nilai khas tradisi Halal Bihalal yang mengedepankan persaudaraan dan rekonsiliasi. Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan peran alumni dalam kehidupan sosial dan kebangsaan. (Dina)