FAKTA – Seorang gadis berusia 22 tahun berinisial D, warga Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya, akhirnya berhasil ditemukan di wilayah Jakarta Timur. Korban kini telah dipulangkan dan kembali berkumpul bersama keluarganya dalam keadaan sehat.
Proses penjemputan dan penyerahan korban berlangsung haru di Pool Bus Budiman, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Sabtu sore. Sebelum dipulangkan, D sempat diamankan di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, guna memastikan keselamatannya.
Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansah, mengatakan kasus tersebut bermula ketika pihak keluarga melapor ke polisi setelah D meninggalkan rumah tanpa izin sejak Jumat malam. Kondisi itu membuat keluarga panik dan langsung meminta bantuan kepolisian.
“Menerima laporan itu, kami langsung melakukan pelacakan dan koordinasi,” ujar Ipda Jonih Jonansah saat memberikan keterangan, Senin (18/5/2026).
Di tengah proses pencarian, keluarga korban yang melakukan upaya mandiri mendapatkan informasi dari salah seorang kerabat di Bogor. Dari informasi tersebut diketahui bahwa D diduga berada di sebuah warung nasi di kawasan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.
Korban diketahui berada di lokasi tersebut setelah tergiur tawaran pekerjaan yang diterimanya.
Menindaklanjuti informasi itu, Polres Tasikmalaya Kota langsung berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di Jakarta Timur untuk melakukan pengecekan ke lokasi.
“Setelah dilakukan pengecekan oleh personel di lapangan, korban memang benar berada di warung nasi tersebut. Petugas di sana kemudian langsung mengamankannya ke Mapolsek Ciracas demi keamanan,” jelasnya.
Setelah dipastikan dalam kondisi sehat dan aman, Polres Tasikmalaya Kota bersama Dinas Sosial Kota Tasikmalaya kemudian memfasilitasi kepulangan korban menggunakan armada bus antarkota menuju Tasikmalaya.
Tak hanya memulangkan korban, petugas juga memberikan pembinaan secara humanis kepada D agar tidak kembali melakukan tindakan yang dapat membahayakan dirinya sendiri.
Kepolisian turut mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan serta membangun komunikasi yang lebih baik di lingkungan keluarga guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Kini, D telah kembali berkumpul bersama keluarganya dalam keadaan sehat walafiat.






