Daerah  

Ribuan Jemaah Hadiri Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek di Ngawi

Semaan Al-Qur'an di Dusun Gerih Desa Gerih Ngawi. (Foto: Zamhari/majalahfakta.id )

FAKTA – Majelis Semaan Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek kembali digelar secara rutin setiap Minggu Kliwon di Masjid Sabilil Muttaqin, Dusun Balong, Desa Gerih, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Gerih, Camat Gerih, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Muslimat, Ansor, Banser, serta sekitar 2.000 jamaah setia Moloekatan Gus Miek.

Tradisi semaan Al-Qur’an Moloekatan Gus Miek di Ngawi telah berlangsung selama 26 tahun sejak pertama kali masuk pada tahun 2000. Berkat istiqamah dan kerja keras para panitia, kegiatan ini terus berkembang dan menarik semakin banyak jamaah dari berbagai daerah.

Acara dimulai dengan salat Subuh berjemaah, dilanjutkan dengan pembukaan oleh Gus Rofik dari Banyuwangi. Setelah itu, jamaah melaksanakan salat Dhuha berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Al-Qur’an secara bil ghaib hingga khatam 30 juz dengan penuh khidmat.

Menjelang doa khatmil Qur’an, terlebih dahulu dilantunkan doa syi’ir oleh Gus Thuba Topo Broto Maneges, putra dari Gus Robert Syaifunnawas, yang merupakan keturunan dari Gus Miek, mursyid tunggal Dzikrul Ghofilin.

Sebelum penutupan, Gus Thuba juga menyampaikan mauidhah hasanah. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya istiqamah dalam mengikuti semaan Al-Qur’an dan dzikrul ghofilin. Ia menyampaikan bahwa dengan keistiqamahan tersebut, insyaAllah kehidupan akan ditata oleh Allah SWT, sehingga tercipta keluarga yang bahagia dan harmonis, baik di dunia maupun di akhirat.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan bermasyarakat. (Zamhari)