Perjuangan Peroleh Lahan Makam Warga Tanah Enam Ratus, Deli Serdang

Majalahfakta.id – Demi memperjuangkan lahan pertanian masyarakat dihadapan hukum di atas area tanah ex Lander from yang kini diusahakan ex PTPN II HGU, Minggu (26/9/2021).

Areal lahan kini dikuasai penggarap dari berbagai kelompok masyarakat baik secara bercocok tanam maupun membangun pemukiman lingkungan tempat tinggal warga.

I Syafaruddin (63), Ketua Kelompok Tani Sekata hasil dari musyawarah warga berencana akan menggambil lahan seluas satu hektar untuk pemakaman muslim. Bersama warga lingkungan sekitar Tanah Enam Ratus dan Desa Manunggal Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli.

 Bermula pada Tahun 2010 lembaga ini terbentuk dari kelompok-kelompok tani terdahulu. Berfungsi dan berperan aktif di masyarakat mengelola dan menguasai lahan- lahan pertanian di atas areal tanah Ex Lander from di wilayah Helvetia pasar X-XI Kabupaten Deli Serdang.

Lebih lanjut, I Syafaruddin yang akrab dipanggil Nazar, bertemu dengan warga untuk membahas lahan yang bakal dimiliki warga untuk pemakaman. “Mengingat hal ini sangat penting sekali untuk segera terealisasi. Karena lahan pemakaman saat ini sudah tidak layak lagi. Ukuran yang ada dan jumlah warga setiap harinya dimakamkan, ” kata Nazar.

“Meminta instansi terkait baik penegak hukum dan badan pertanahan bisa segera membantu untuk bisa merealisasikan keinginan warga sekitar,” pinta Nazar.

Untuk itu harapan warga berjalan baik dan tidak terjadi keributan sesama masyarakat yang bermukim dan mengklaim memiliki lahan tersebut,” terang Nazar.

Burhanuddin (61) salah seorang warga yang bermukim di dekat areal lahan mengatakn, mendukung adanya lahan pemakaman muslim milik warga. Senada juga disampaikan Basuki warga Helvetia.

“Sangat tepat mengingat kebutuhan ini memang penting. Lahan pemakaman yang ada sudah hampir penuh dan bertingkat saat menguburkan jenazah, ” kata Basuki.

Ucok Batu Bara (49), yang bermukim di jalan perbatasan lingkungan II Tanah Enam Ratus saat ditemui media ini menuturkan, juga mendukung gerakan peduli wakaf lahan kuburan muslim.

Donald Tarigan menerangkan, dalam waktu dekat Kelompok Tani Sekata dan warga segera mematok lahan yang akan dijadikan pemakaman muslim. “Akan melayangkan surat ke semua instansi guna mendapatkan dukungan buat kepentingan masyarakat,” terang Tarigan.

“Untuk itu perlu perhatian Bupati dan Gubenur serta instansi terkait mendukung langkah dan keinginan warga,” pungkasnya. (hen/wis)

ADVERTISE

1 min read248 kali dibaca