Ketua FGMM Kecam Keras Pimpinan Satker Prasarana Strategis Pemprov Sulbar Terkait Lemahnya Pengawasan Pembangunan SR

Ketua Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM), aktivis Fergiawan Rai Zacky, Kecam keras Pimpinan Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Sulawesi Barat. (Foto: Ammank-007/majalahfakta.id)

‎FAKTA – Pengawasan proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) dengan nilai anggaran mencapai ratusan miliar di Mamuju Sulawesi Barat, disorot tajam oleh Ketua Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM), aktivis Fergiawan Rai Zacky, mengecam keras  Pimpinan Satuan Kerja (Satker) Prasarana Strategis Sulawesi Barat karena dinilai lemah dalam mengawasi proyek APBN Tahun Anggaran 2025–2026 hingga dinyatakan lalai dan gagal dalam proses pengawasan Program Strategis Nasional (PSN) untuk proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR).

‎Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Barat setelah ditemui oleh Ketua FGMM, mengatakan bahwa tidak berani menggaransi seluruh proses pengawasan sumber material yang digunakan untuk membangun proyek Sekolah Rakyat sesuai dengn SOP.

‎Ia juga mengakui bahwa pihak dari Satker tidak memiliki wewenang untuk mngawasi lebih dalam dari mana sumber material yang digunakan dalam pembngunan Sekolah Rakyat tersebut.

‎Lanjut, Fergiawan Ray Zacky yang selaku Ketua FGMM juga mngecam keras pada PT Hutama Karya yang telah diduga kuat mengambil material secara ilegal di beberapa perusahaan yang tidak memiliki izin resmi dalam memproduksi sumber material, ” ungkapnya  pada Selasa ( 4/8/2026).

‎Ia juga mengatakan dengan tegas akan melaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat dalam persoalan kelalaian pengawasan oleh Satker dan juga PT Hutama Karya tentang legalitas sumber material yg digunakan dalam proses pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Mamuju.

‎Lebih lanjut aktivis muda Fergiawan Rai Zacky yang dikenal vokal dan kritis mengatakan, kami dari FGMM tidak menolak persoalan pembangunan Sekolah Rakyat tetapi justru mendukung penuh, tapi kami tidak ingin di dalam proses pembangunan Sekolah Rakyat ada yang coba ” Bermain” untuk memenuhi perut dan kantong pribadinya sendiri, FGMM tidak akan berhenti  mengawal proses pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Sulawesi Barat, ” ujarnya dengan nada tegas.

‎Forum Gerakan Mahasiswa Merdeka (FGMM) yang sering menyuarakan pendapat dan mengawasi kebijakan publik juga akan melakukan aksi sampai berjilid –  jilid hingga pihak Satker dan PT Hutama Karya mampu memberikan informasi ke publik tentang perosalan ini.

‎Selain itu, dia juga melakukan evaluasi total dalam proses pembangunan Sekolah Rakyat yang terintegrasi di Mamuju Sulawesi Barat. (Ammank-007)