Harga Cabai Melambung Tinggi, Disperindag Way Kanan Pantau Pasar

80 views
Para IRT mengeluhkan harga bahan pokok penting naik diantaranya cabai.


Majalahfakta.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Way Kanan, Lampung turun ke pasar untuk mengecek kebenaran harga cabai yang melambung jelang Hari Raya Idul Adha.

Kepala Disperindag Way Kanan Kiki Christanto melalui Kabid Perdagangan Yeni Triana mengatakan pihaknya telah turun ke pasar untuk cek secara langsung harga kebutuhan pokok.

“Tadi Dinas Perindag sudah melakukan cek harga di pasar dan beberapa komoditi di akui mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan dan sempat kami pertanyakan dengan salah satu pedagang namanya ibu Endang, ia mengatakan bahwa mereka mengambil dari kios agen sayur memang sudah tinggi, ngambil dari petani juga sudah tinggi sehingga terjadinya kenaikan harga pada tingkat penjual,” ujar Yeni.

Yeni melanjutkan bahwa pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Hortikultura untuk mencari informasi seputar kenaikan harga di petani tersebut.

“Kami akan mencoba koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, apakah benar bahwa di tingkat petani sudah menjual harga tinggi sehingga di kios dan agen pun menjual dengan harga tinggi,”.

Dirinya berharap harga bahan pokok bisa stabil jelang perayaan Idul Adha 1443H. “Harapan kita, jelang Idul Adha ini kita bisa sama-sama untuk menstabilkan harga pada beberapa komoditi tersebut,” pungkasnya.

Yeni pun akan berusaha koordinasi juga mengupayakan agar harga sayur mayur jenis apa pun dari petaninya bisa stabil.

Sebelumnya diberitakan tingginya harga kebutuhan pokok membuat para ibu rumah tangga (IRT) mengeluh, diketahui beberapa harga kebutuhan pokok saat ini melambung tinggi di pasaran.

Endang (40) pedagang sembako di Pasar KM 2 Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, mengaku tingginya harga cabai sudah berjalan selama dua pekan terakhir.

“Cabai merah udah dua minggu ini harganya tinggi, sampai Rp 90 ribu/kg, kalau cabai kecil Rp 80 ribu/kg, kalau harga normal biasanya paling tinggi Rp 50 ribu/kg ” ujarnya, Rabu (22/06/2022).

Masih menurutnya, selain cabai, bawang merah telah mencapai harga Rp 60 ribu/kg sejak satu bulan terakhir dari harga normal yang selalu di bawah Rp 40 ribu/kg.

Akibat tingginya bahan pokok tersebut, banyak ibu rumah tangga yang mengeluh, seperti disampaikan Lusia (32), dirinya mengatakan untuk belanja ke pasar saat ini harus membawa uang lebih.

“Sekarang ini kalau bawa uang Rp 100 ribu cuma bisa beli cabai dan bawang merah aja sudah habis. Sedangkan porsi kebutuhan perut tidak bisa dikurangi, apalagi suami saya suka makan sambal yang pedas, jadi mau nggak mau harus dibeli,” ucapnya. (wis/her)