Diduga Dipecat Sepihak, Para Karyawan PT. Multitrend Indo Minta Perlindungan Hukum

493 views
Diduga perusahaan tersebut belum terdaftar di Disnakertran Provinsi Sesuai dengan UU. No.7 tahun 1981.


Majalahfakta.Id – Para Karyawan PT Multitrend Indo, Sumatera Selatan, meminta perlindungan hukum Kepada Kantor Hukum Krismando. Yang beralamat di Jalan Bintan RT 16/RW 04 Kelurahan Lorok Pakjo. Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam surat somasi uang pertama, dikirimkan kepada pihak perusahaan PT. Multitrend Indo dengan nomor. 069-1/los/VI/2022.

Menyatakan bahwa klien (Karyawan) PT. Multitrend Indo terkait dengan perjanjian kerja dan keterangan kliennya, bahwa pihak perusahaan (PT. Multitrend Indo) diduga telah melakukan pemaksaan terhadap para karyawan untuk membuat surat pernyataan pengunduran diri dan surat pernyataan ganti rugi.

Dan redaksinya surat tersebut dibuat oleh pihak perusahaan, yang isinya di sesuaikan dengan keinginan sepihak, tanpa adanya upaya bipartit/Tripartite terlebih dahulu.

Kemudian pihak PT. Multitren Indo terindikasi telah melakukan pelanggaran hak-hak ketenaga kerjaan dengan alasan sebagai berikut.

Bahwa pihak perusahaan memberhentikan karyawan secara sepihak, tanpa adanya sanksi administrasi terlebih dahulu, baik berupa surat peringatan (SP) kalau para karyawan melakukan pelanggaran.

Dan pihak perusahaan bulan Januari sampai dengan Februari 2022 sudah tidak memberikan gaji kepada para karyawan sebagaimana dimaksud.

Kemudian pihak PT. Multitrend indo memberhentikan secara sepihak kepada para Karyawan (Klien Kami) tanpa memberikan pesangon/penghargaan yang masa kerjanya sudah bertahun, uang pengganti cuti tahunan yang jelas sebagai hak yang harus diberikan kepada setiap pekerja.

Sebagaimana diatur dalam UU Ketenaga Kerjaan UU. 13/2003. Jo. UU. 11/2001. Dan pasal.40 Ayat(2) PP. Nomor.35 Tahun 2001. Dan adapun perusahaan yang melanggar ketentuan tersebut, dapat dikenakan sangsi Pidana maksimal 4 tahun kurungan penjara atau denda Rp.400 juta (pasal. 185.ayat(1) UU.13/2003. Jo.UU./2001)

Sementara itu. HRD PT Multitrend Indo, Mila yang dihubungi Majalahfakta.id melalui nomor selulerbya 0858.5751.77.XX.
Mengatakan, kami sedang mempelajari surat yang dilayangkan oleh pihak mereka dan sedang mempersiapkan langka selanjutnya. Tanggapan hal tersebut yang bisa kami informasikan saat ini.

Sementara itu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan, yang dikonfirmasi Majalahfakta.id yang kala itu diterima di bagian Pendaftaran Perusahaan Mansur mengatakan, setahu kami diduga perusahaan tersebut belum terdaftar di Disnakertran Provinsi Sesuai dengan UU. No.7 tahun 1981. (Ito/ hai)